Bangkai babi hanyut di Kinmen dikonfirmasi positif Asfivirus
Pada April tahun ini, Organisasi Kesehatan Hewan Dunia mengakui Taiwan sebagai kawasan bebas Asfivirus. Namun, kasus bangkai babi yang terbawa arus ke pantai Kinmen dilaporkan tanggal 14, sehingga otoritas mengumumkan penangguhan ekspor daging babi dan produk olahannya dari Kinmen selama satu minggu mulai hari ini hingga tanggal 22.
Di bawah terik matahari, sebuah garis pembatas dipasang di Pantai Xintou di Kecamatan Jinhu, Kinmen, setelah seekor bangkai babi yang hanyut ditemukan membusuk di sela-sela bebatuan pantai Kinmen. Petugas pencegahan wabah yang mengenakan pakaian pelindung segera mengambil sampel, melakukan desinfeksi, dan langsung membakar serta mengubur bangkai tersebut di lokasi. Sampel kemudian dikirim ke klinik hewan di Taiwan. Tanggal 16 Juli, hasil uji laboratorium menunjukkan, sampel positif mengandung asam nukleat Asfivirus. Badan Inspeksi dan Karantina Kesehatan Hewan dan Tanaman (APHIA) menyatakan, hal ini menunjukkan bahwa situasi pandemi di Tiongkok masih berlangsung.
==Fu Xue-li // Wakil Dirjen Badan Inspeksi Kesehatan Hewan dan Tanaman==
Peraturan karantina mereka (Tiongkok) pada dasaranya tidak transparan
Bangaki babi yang mengambang dari sana
Ditemukan positif mengandung virus asam nukleat
Yang berarti situasi pandemi di sana masih terus berlangsung
Bangkai babi diduga terbawa taifun dari muara sungai hingga terdampar di pantai
Badan Inspeksi dan Karantina Kesehatan Hewan dan Tanaman (APHIA) menduga bahwa bangkai babi ini kemungkinan terbawa Taifun Bavi dari muara sungai di Tiongkok hingga terdampar di pantai Kinmen. Sesuai standar prosedur, petugas Dinas Pencegahan Wabah Kinmen segera melakukan pemeriksaan terhadap semua peternakan babi yang berada dalam radius 10 kilometer dari lokasi kejadian.
==Fan De-zheng // Kepala Badan Karantina Hewan dan Tumbuhan Kabupaten Kinmen==
Ke-25 peternakan babi yang berada di jarak 10 km dari lokasi
Menjalani proses pemeriksaan kesehatan biologis
Untuk sementara, total 5.000-an ekor babi di sana
Berada dalam kondisi sehat dan normal
Ekspor babi hidup, daging babi, produk olahannya dari Kinmen dihentikan 1 pekan
Pedagang di pasar tradisional Kinmen tetap menjual daging babi seperti biasa dan menegaskan bahwa daging produksi lokal aman untuk dikonsumsi. Walau pemerintah sempat melarang pengiriman babi hidup dari Kinmen ke Taiwan dan kepulauan luar lainnya, penemuan bangkai babi baru-baru ini mendorong Kementerian Pertanian untuk memperluas cakupan pembatasan dengan menangguhkan sementara ekspor daging babi dan produk olahannya selama satu minggu. Insiden ini menyoroti betapa seriusnya wabah Asfivirus yang masih berlangsung di seluruh Asia. Pengunjung yang tiba di Taiwan diimbau untuk tidak membawa daging babi atau produk olahannya.
