Cegah DBD, Pemkot Kaoshiung luncurkan tes cepat berhadiah kupon NT$500
Kota Kaohsiung mencatat 17 kasus demam berdarah lokal dan 9 kasus impor tahun ini. Untuk mencegah penyebaran wabah, Departemen Kesehatan meluncurkan program khusus libur musim panas, di mana warga yang mengalami gejala dan secara sukarela menjalani tes cepat sepulang dari Asia Tenggara, akan mendapatkan kupon belanja toserba senilai NT$500. Selain itu, obat antinyamuk juga dibagikan gratis bagi warga yang akan bepergian ke luar negeri.
Warga yang bersedia menjalani tes cepat demam berdarah dengue (DBD) berhak mendapatkan kupon belanja toserba. Hal ini merupakan bagian dari program berhadiah untuk mencegah penularan DBD di area perbatasan yang diluncurkan oleh Pemkot Kaohsiung selama musim panas. Terlepas dari ada gejala atau tidak, warga yang bepergian ke atau kembali dari negara-negara Asia Tenggara dan mendatangi puskesmas secara inisiatif untuk menjalani tes cepat dalam waktu 14 hari setelah kembali ke Taiwan berhak menerima voucer senilai NT$500.
==Ibu Chen // Imigran baru asal Vietnam==
(Tes cepat) membuat kita tahu
Apakah kita perlu berobat ke dokter atau tidak
Ya, kami mendapatkan selembar (kupon)
Pengunjung dari/ke Asia Tenggara (Indonesia) dipersilakan lakukan tes cepat DBD
Program ini ditujukan kepada pengunjung negara Asia Tenggara termasuk Indonesia yang melibatkan warga sipil, imigran baru, PMA, guru, dan siswa untuk mencegah penularan DBD. Departemen Kesehatan menegaskan, wabah lokal yang mayoritas dipicu oleh kasus impor akan merebak di komunitas umum bila tidak segera dilakukan penanganan.
Cegah penularan DBD, Pemkot Kaohsiung dorong warga jalani tes cepat DBD
Untuk tes cepat DBD, petugas medis mengambil sekitar 5 cc darah dan meneteskannya pada alat tes yang akan dikirim ke laboratoriun untuk dianalisis. Hasil tes keluar dalam waktu 1-2 hari. Tidak sedikit warga menilai bahwa program insentif pemerintah kota ini dapat medorong lebih banyak orang untuk melakukan pemeriksaan secara sukarela.
