Kasus kolera lokal pertama dalam 3 tahun, wanita lansia diare dan lemas
Taiwan melaporkan kasus kolera lokal pertama tahun ini, pasien adalah seorang wanita lansia di wilayah selatan, yang sumber infeksinya masih diselidiki. Pusat Pengendalian Penyakit (CDC) memperingatkan, bakteri kolera menyebar melalui makanan atau air yang terkontaminasi, memicu diare, muntah dan dehidrasi, dengan risiko kematian mencapai lebih dari 50% pada kasus fatal.
Terinfeksi bakteri kolera penghasil toksin, tingkat kematian lebih dari 50%
Menjadi kasus lokal pertama dalam tiga tahun, wanita berusia 70-an tahun ini awalnya dirawat dengan gejala diare, kejang dan lemas, sebelum dipastikan terinfeksi bakteri Vibrio cholerae penghasil toksin melalui pemeriksaan feses. Pada kasus parah yang tidak segera mendapat perawatan medis, tingkat kematian dapat melebihi 50%. Untungnya pasien kini telah sembuh dan keluar dari rumah sakit. Mengingat liburan musim panas merupakan puncak perjalanan ke luar negeri, masyarakat yang hendak berkunjung ke wilayah endemik malaria seperti Afrika, Indonesia dan Pakistan diimbau untuk menghindari konsumsi air mentah serta rajin mencuci tangan guna mengurangi risiko infeksi.
