Melahirkan 8 anak dalam 16 tahun, ibu di Taichung sambut anak ke-9 akhir tahun ini
Rendahnya angka kelahiran adalah masalah parah yang dihadapi Taiwan saat ini, namun seorang ibu di Taichung telah melahirkan 8 anak dalam 16 tahun, dan tahun ini siap menyambut kehadiran anak kesembilannya. Dokter kandungan menyatakan, ini adalah rekor kelahiran normal tertinggi dari satu ibu sepanjang karier medisnya.
Dokter: Rekor tertinggi sepanjang karier medisnya untuk kelahiran alami oleh 1 ibu
Anak-anak berkumpul mengelilingi sang bayi untuk berfoto bersama. Kedelapan anak ini semuanya adalah saudara kandung dari orang tua yang sama. Ibu Chang yang berusia 36 tahun, kini memiliki empat anak laki-laki dan empat perempuan. Di akhir tahun ini, ia siap menyambut kehadiran anak kesembilannya.
==Ibu Chang // Ibu dengan 8 anak==
Ya kita jalani secara alami saja
Bayinya datang ya kami rawat dengan baik
Sekarang (perbandingan gendernya) setengah-setengah
Yang paling besar tahun ini berusia 16 tahun, sudah SMA satu
Dokter: Rekor tertinggi sepanjang karier medisnya untuk kelahiran alami oleh 1 ibu
Dokter menyatakan, ini adalah rekor kelahiran normal tertinggi dari satu ibu sepanjang karier medisnya. Di tengah tren penurunan angka kelahiran saat ini, fenomena keluarga besar seperti ini tergolong sangat langka.
==Kwan Hsiang-bin // Direktur Spesialis Kebidanan RS Cheng Ching Cabang Zhonggang==
Usia pernikahan yang tertunda membuat usia melahirkan juga ikut mundur
Usia pernikahan (sekarang) rata-rata setelah 30 tahun
Kalau dulu biasa memilih menikah di usia sebelum 30 tahun
Sekarang baru menikah setelah lewat 30 tahun
Setelah menikah, mereka menunda 2 sampai 3 tahun
Sampai usia 33 atau 34 tahun baru mulai melahirkan
LSM: Lingkungan kurang mendukung+rencana karir penyebab rendahnya natalitas
Menurut LSM setempat, keengganan generasi muda memiliki anak bukan cuma soal ekonomi, tetapi juga karena lingkungan yang kurang ramah anak serta faktor rencana karier. Meski pemerintah sudah menyiapkan berbagai insentif, mulai dari subsidi melahirkan, tunjangan, hingga cuti khusus, keinginan warga untuk memiliki anak baru akan meningkat jika mereka benar-benar merasakan manfaat nyata dari kebijakan tersebut.
