Amandemen UU narkoba: tolak cek, SIM dicabut; bunuh orang, dilarang ujian SIM
Yuan Eksekutif hari ini menyetujui rancangan amandemen undang-undang untuk menanggapi semakin seriusnya masalah mengemudi di bawah pengaruh narkoba. Poin utama amandemen mencakup pencabutan SIM dan larangan mengikuti ujian SIM sepanjang tiga tahun, penyitaan kendaraan, serta pencabutan SIM seumur hidup bagi yang mengakibatkan cedera serius atau kematian. Selain itu, penumpang dewasa di dalam kendaraan yang sama juga akan dikenai denda, dan juga ditambahkan sistem penangguhan preventif untuk izin mengemudi.
Mengemudi di bawah efek narkoba, pria tabrak kendaraan yang diparkir di tepi jalan
Sebuah mobil hitam menyimpang dari jalur dan melaju kencang lalu menabrak lima kendaraan yang diparkir di tepi jalan. Pecahan kaca lampu depan berserakan di lokasi kejadian. Kecelakaan di Distrik Nangang tanggal 17 malam ini kembali disebabkan oleh oknum yang mengemudi di bawah pengaruh narkoba. Untungnya, hal ini tidak menimbulkan korban jiwa.
==Li Hong-hsiang // Kepala Kantor Polisi Nangang Kota Taipei==
Pengemudi mobil tampak linglung
Hasil tes air liur di lokasi kejadian
Membuktikan bahwa ia mengemudi di bawah pengaruh narkoba
Selain itu, petugas menyita sebuah kartrid rokok etomidate di dalam mobil
Tersangka ditahan di lokasi kejadian saat itu juga
Amandemen UU narkoba: tolak cek, SIM dicabut; bunuh orang, dilarang ujian SIM
Kemarin, Kementerian Kehakiman baru saja memutuskan untuk mengklasifikasikan "etomidate" atau yang dikenal sebagai "rokok zombie" sebagai narkoba Golongan 1, namun, kasus mengemudi di bawah pengaruh narkoba kembali terulang pada malam harinya. Menanggapi maraknya kasus serupa, Yuan Eksekutif hari ini meloloskan amandemen Undang-Undang Pencegahan Bahaya Narkotika dan Undang-Undang Sanksi dan Manajemen Lalu Lintas Jalan.
==Michelle Lee // Juru bicara Yuan Eksekutif==
Amandemen UU Sanksi dan Manajemen Lalu Lintas Jalan dimaksudkan untuk
Meningkatkan sanksi pelanggaran kasus mengemudi di bawah pengaruh narkoba
Memperberat sanksi terhadap kasus pelanggaran ulang berisiko tinggi
Dan menetapkan manajemen pencabutan SIM mengemudi bagi pengguna narkoba
Dan akan diterapkan lewat tiga aspek di atas
Penumpang satu mobil juga turut didenda, SIM pengguna narkoba akan dicabut
Poin utama amandemen UU mencakup pencabutan Surat Izin Mengemudi (SIM), larangan mengikuti ujian SIM, penyitaan kendaraan bagi pengemudi di bawah pengaruh narkoba atau yang menolak menjalani tes narkoba, serta pencabutan SIM seumur hidup bagi yang mengemudi di bawah pengaruh narkoba dan mengakibatkan cedera serius atau kematian. Penumpang dewasa di dalam kendaraan yang sama juga dikenai denda maksimal NT$15.000. Selain itu, walau tidak sedang mengemudi, oknum yang ditetapkan sebagai pengguna narkoba oleh polisi akan dicabut SIM-nya dan dilarang mengikuti ujian SIM selama dua tahun.
