Jadi permasalahan utama, jumlah kucing liar di Jakarta capai 1,5 juta ekor
Asia Tenggara sedang menghadapi masalah terkait kucing yang sangat berbeda. Indonesia sedang berupaya keras untuk mengurangi populasi kucing liar yang telah melonjak dalam jumlah besar menjadi satu setengah juta ekor di Jakarta; sementara di Vietnam, banyak kucing peliharaan dicuri, kemudian dikirim ke rumah jagal dan dijual sebagai daging untuk dimakan.
Mencapai total 1,5 juta ekor, kawanan kucing liar lazim dijumpai di Jakarta
Di tengah hiruk-pikuk suasana Jakarta, kawanan kucing bersantai di tepi jalan dekat pintu masuk stasiun MRT. Kucing liar merupakan pemandangan yang lazim dijumpai, mulai dari taman hingga sarana transportasi, populasi kucing liar di Jakarta diperkirakan mencapai 1,5 juta ekor.
Populasi kucing liar meroket karena sering diberi makan oleh warga
Kebiasaan warga untuk memberi makan kucing liar dalam jangka panjang telah menyebabkan populasi mereka membludak, hingga mengakibatkan sejumlah insiden tabrakan.
Yayasan perlindungan satwa+otoritas pertanian terapkan program TNR
Guna mengendalikan populasi kucing liar, yayasan kesejahteraan satwa bekerja sama dengan otoritas pertanian setempat untuk memancing kucing dan menerapkan program "tangkap-steril-lepas" (TNR). Jumlah kucing yang distrerilisasi tahun lalu saja melampaui 2.200 ekor.
==Petugas yayasan perlindungan satwa==
Mereka (kucing liar) akan terus berkembang biak dan melahirkan anak
Populasinya bukan cuma berlipat ganda namun bertambah beberapa kali lipat
Dibiarkan begitu saja, populasi kucing liar di Jakarta pasti akan membludak
Seorang anggota DPRD Jakarta menyatakan, seekor kucing betina dapat melahirkan empat ekor dalam setahun, masing-masing mampu melahirkan delapan ekor anak. Jika tidak dikendalikan, populasi kucing pasti akan membludak.
Curi kucing+pasok dagingnya, sindikat pencurian kucing di Vietnam merajalela
Dalam berita terkait lainnya, polisi di Kota Ho Chi Minh baru-baru ini menggerebek sindikat pencurian kucing lintas provinsi dan menyelamatkan lebih dari 400 ekor kucing hidup serta menyita 80 ekor kucing mati yang telah dibekukan. Selama tiga tahun, tersangka mencuri kucing peliharaan di wilayah selatan untuk memasok pasar dengan daging kucing. Sejauh ini, lebih dari 40 ekor kucing telah dikembalikan kepada pemiliknya.
