Survei: Imigran baru kerap alami kendala saat melakukan transaksi finansial
Ada hampir sebanyak 620.000 pasangan asing di Taiwan. Mereka umumnya memainkan peran penting dalam perekonomian rumah tangga. Namun, mayoritas imigran baru sering menghadapi kendala saat melakukan transaksi finansial. LSM menyerukan optimalisasi layanan secara berkelanjutan untuk mengatasi hambatan bahasa dan budaya.
Isu yang sering dihadapi imigran baru mencakup kendala bahasa dan operasional
Statistik menunjukkan, jumlah pasangan asing di Taiwan per Maret 2026 telah mencapai hampir 620.000 orang. Taipei Fubon Bank bekerja sama dengan TransAsia Sisters Association Taiwan (TASAT), melakukan survei tentang penggunaan layanan keuangan oleh imigran baru. Hasil survei menunjukkan, lebih dari 70% imigran baru merupakan pengelola finansial keluarga mereka saat ini, namun masih menghadapi kendala bahasa dan operasional saat melakukan transaksi keuangan.
==Yang Ya-yuan // Asisten senior Departemen Urusan Kesinambungan, Taipei Fubon Bank==
Alasan utama tentunya adalah bahasa selaku masalah fundamental
Kemudian, berhubung sektor finansial merupakan industri terkontrol
Maka hukum dan prosedurnya
Memang agak runyam
Transaksi di loket+prosedur digital, imigran baru dilanda kecemasan operasional
Survei mengungkapkan bahwa imigran baru terutama menghadapi tiga kendala, mencakup kecemasan operasional, risiko digital dan prosedur yang tidak jelas. Secara spesifik, 23% tidak dapat memahami instruksi atau istilah teknis dalam bahasa Mandarin, 21% tidak tahu harus menyiapkan dokumen apa, 40% bolak balik berkali-kali hanya demi menyerahkan dokumen tambahan untuk satu prosedur. Lebih lanjut lagi, seiring globalisasi aplikasi digital pada sektor keuangan, 20% responden merasa tidak nyaman dengan prosedur digital, terutama karena khawatir akan kekeliruan menekan nomor rekening, kebocoran data dan penipuan.
==Hong Man-zhi // Ketua TASAT==
Masalah yang paling sering terjadi di masa lalu
Adalah cara penulisan nomor dalam bahasa Mandarin
Saat Anda diminta menuliskan nomor Mandarin ketika mentransfer uang
Aksara-aksara ini sering ditulis secara keliru
Alhasil, formulir ini terbuang sia-sia
Atau saat harus membawa stempel untuk mengecap kemudian harus menulis
Jadi pada saat itu saya sering memakai berlembar-lembar formulir
Baru akhirnya berhasil menulis secara benar
Fubon Bank+TASAT luncurkan kursus manajemen finansial bagi imigran baru
Taipei Fubon Bank menyatakan, selain meluncurkan panduan multibahasa, termasuk Indonesia, Vietnam, Tailan dan Filipina, untuk layanan perbankan yang umum digunakan, mereka juga akan merancang kursus manajemen keuangan dan pencegahan penipuan untuk memenuhi kebutuhan imigran baru, dengan harapan dapat meningkatkan pemahaman dan penerapan pengetahuan keuangan pada kalangan ini.
