Dasar Waduk Wushantou terekspos akibat kemarau, Waduk Zengwen sisa 10%
Walau segera menjelang musim taifun, kondisi cadangan air di wilayah selatan tetap memprihatinkan. Volume air Waduk Wushantou merosot drastis dalam beberapa hari terakhir. Sarana perahu wisata telah ditangguhkan akibat kondisi lahan gundul yang terekspos dalam skala luas. Sementara itu, kapasitas Waduk Zengwen juga hanya tersisa 10%.
Perahu wisata di kejauhan terdampar di beting pasir, bahkan dermaga pun miring ke samping. Volume Waduk Wushantou terus merosot, membuat sejumlah perahu wisata tak dapat berlayar. Fondasi pondok "Piano Batu" yang tertutup air dalam jangka panjang mencuat kembali akibat kemarau. Sementara itu, cadangan Waduk Zengwen yang berada di bagian hulu Waduk Wushantou hanya tersisa 10% akibat minimnya curah hujan selama musim dingin tahun lalu. Bila berlanjut, hal ini akan memperparah kondisi persediaan air dari hari ke hari. Menanggapi hal ini, Ditjen Sumber Daya Air (WRA) di bawah naungan Kementerian Perekonomian (MOEA) menekankan, Taiwan memasuki masa transisi musim kemarau ke musim hujan, pasokan air masih terkendali.
