Presiden umumkan 18 strategi baru kebijakan kependudukan
Presiden Lai Ching-te kemarin mengumumkan 18 strategi baru terkait perawatan anak dan berbagai tunjangan untuk anak-anak di bawah 18 tahun, termasuk yang paling disoroti, yakni perpanjangan cuti melahirkan dan pendamping persalinan, yang memungkinkan pekerja dengan anak di bawah 12 tahun untuk bekerja satu jam lebih sedikit per hari tanpa pengurangan gaji.
Separuh dari tunjangan pertumbuhan anak 6-18 tahun akan ditabungkan
Presiden Lai Ching-te menggelar konferensi pers kemarin untuk menjelaskan 18 langkah terbaru dalam mengatasi tantangan angka kelahiran rendah dan struktur populasi. Langkah pertama yang menjadi sorotan adalah tunjangan pertumbuhan anak usia 0 hingga 18 tahun, yang dibagi menjadi dua tahap. Untuk usia 0 hingga 6 tahun, setiap orang akan menerima NT$5.000 per bulan. Sementara itu, untuk usia 6 hingga 18 tahun, setengah dari dana tersebut akan dialokasikan dan disimpan oleh negara ke dalam rekening investasi khusus, di mana jumlah totalnya setidaknya mencapai NT$1,08 juta.
==Presiden Lai Ching-te==
(Rekening investasi khusus) Setidaknya menerima suku bunga deposito berjangka 2 tahun
Jika hasil pengelolaan investasinya lebih tinggi
Semua keuntungan sepenuhnya akan diberikan kepada anak tersebut
Mekanisme rancangannya sama seperti Dana Asuransi Tenaga Kerja
Anggaran diperkirakan naik NT$205 miliar per tahun, 27,7 juta orang dapat manfaat
Kebijakan ini juga mencakup subsidi reproduksi berbantu, penitipan anak serta tiga jenis keringanan pajak. Selain itu, pemerintah juga memperpanjang cuti pernikahan, melahirkan, pendamping persalinan, pengasuhan anak, serta mengalokasikan 40 persen rumah susun subsidi (social housing) sebagai "hunian bagi pasangan menikah dan keluarga dengan anak". Berdasarkan evaluasi Yuan Eksekutif, anggaran terkait akan meningkat NT$205 miliar per tahun, dengan total dana mencapai NT$380 miliar, dan diperkirakan secara kumulatif memberikan manfaat bagi 27,7 juta orang.
Suntik dana NT$380 miliar, Presiden: 1% dari PDB Taiwan, setara dengan KorSel
Presiden Lai menyatakan bahwa pemerintah mengalokasikan dana NT$380 miliar guna mengatasi rendahnya angka kelahiran, yang setara dengan 1% PDB Taiwan. Menanggapi pekerja lajang yang khawatir terpaksa harus menanggung beban kerja tambahan, Kementerian Ketenagakerjaan (MOL) telah menyiapkan subsidi bagi perusahaan, sebesar NT$800 per hari untuk setiap tenaga pengganti. Jika perlu merekrut staf baru, usaha kecil dan menengah (UKM) dengan kurang dari 200 pekerja dapat mengajukan subsidi perekrutan dan pelatihan NT$20.000 per orang.
