Kaohsiung catat kasus DBD pertama, pria sengaja mengelak, didenda NT$180.000
Kaohsiung melaporkan kasus demam berdarah pertama tahun ini pada seorang pria usia 66 tahun yang tinggal di Distrik Qianzhen. Namun, selain menolak untuk bekerja sama dengan petugas, penderita juga sengaja menutupi jejak aktivitasnya di Kaohsiung dan Pingtung, sehingga didenda NT$180.000.
Petugas karantina menyemprotkan obat nyamuk di luar ruangan. Pemkot Kaohsiung melaporkan kasus DBD (demam berdarah dengue) lokal pertama di Taiwan pada pria usia 66 tahun. Ia awalnya menolak bekerja sama dengan petugas epidemiologi dan sengaja menutupi jejak aktivitasnya, sehingga menghambat proses identifikasi sumber infeksi dan meningkatkan risiko penularan pada komunitas. Ia didenda NT$180.000 oleh pemkot. Investigasi menunjukkan, selain mengunjungi empat distrik di Kota Kaohsiung, mencakup Renwu, Dashe, Xinxing dan Lingya, penderita juga menghadiri acara makan malam bersama sekitar 50 kerabat dan teman di Pingtung. Saat ini, sekitar 250-an orang telah menjalani tes dan semuanya dinyatakan negatif. Distrik terkait juga akan dipantau ketat selama 31 hari.
