Modus penyelundupan narkoba dalam kardus, paket dari Tailan dicegat polisi
Biro Investigasi Kriminal berhasil menggerebek kasus penyelundupan narkoba lintas negara. Seorang buronan Taiwan yang melarikan diri ke Kamboja memerintahkan anggota sindikat untuk mengisi celah kardus dengan bubuk heroin, lalu menyembunyikan kardus di bagian alas patung, kemudian dikirim dari Tailan ke Taiwan, namun akhirnya berhasil dicegat polisi.
Polisi lakukan penggerebekan di Distrik Zhongli dan sita 7 kilogram heroin
Satgas khusus menggerebek lokasi penampungan paket di Zhongli, Taoyuan, dan menemukan dua kotak besar paket berisi 7 kilogram heroin.
Heroin disisipkan ke dalam rongga kardus dan disembunyikan di dasar patung
Saat alas patung dipotong, ditemukan tumpukan kardus dengan lubang-lubang kecil berukuran 0,5 kali 0,3 cm. Tersangka menyisipkan bubuk heroin ke dalam rongga kardus tersebut yang kemudian diletakkan di bagian alas patung agar terlihat seperti produk biasa untuk mengelabui petugas.
==Hsieh Chun-fan // Wakil Kapten Tim Kedua, Tim Investigasi Kedelapan, CIB==
Mereka menyembunyikannya di dalam rongga-rongga kardus papan
Lalu dibungkus (berlapis-lapis)
Kemudian papannya disembunyikan di alas patung
Metode penyembunyian berlapis seperti ini
Tergolong cukup langka
Lokasi transaksi kerap diubah untuk mengecoh polisi, akhirnya tetap tersibak
Guna menghindari pelacakan, lokasi pengiriman terus berpindah dari Tainan, Kaohsiung, hingga ke sebuah rumah lapak di Taoyuan. Jika biasanya narkoba disimpan di dalam patung, kali ini pelaku menggunakan rongga kardus, sebuah modus operandi yang sangat jarang ditemukan.
7 anggota sindikat narkoba transnasional ditangkap, dalang sembunyi di Kamboja
Polisi menyatakan bahwa tujuh kilogram heroin ini diperkirakan dapat disalahgunakan oleh 210.000 orang. Untungnya aparat berhasil menggagalkan penyelundupan ini berkat informasi awal yang akurat. Investigasi awal menunjukkan dalang utama kasus ini diduga pria bermarga Ko, seorang buronan yang mengendalikan operasi dari Kamboja. Saat ini, tujuh pelaku telah ditangkap di Taiwan. Polisi mengadopsi mekanisme kolaborasi internasional untuk meringkus tersangka utama.
