SIM dicabut lebih dari 3 tahun wajib ikut kursus mengemudi sebelum ujian ulang
Kementerian Transportasi dan Komunikasi (MOTC) mengumumkan revisi aturan SIM. Ke depan, pengemudi yang SIM-nya dicabut lebih dari tiga tahun dan ingin mengikuti ujian ulang wajib menyelesaikan kursus di sekolah mengemudi terlebih dahulu. Hal ini ditujukan untuk membangun kembali kesadaran berkendara yang aman dan identifikasi risiko. Aturan baru ini dijadwalkan mulai berlaku resmi pada 30 Juni.
Rekor sanksi tertinggi pelanggar mabuk capai NT$5,04 juta, SIM dicabut
Karena berulang kali menolak pemeriksaan dalam kasus berkendara mabuk, seorang pria bermarga Lin di Taipei tak hanya menjadi residivis utama sesuai pengumuman lembaga ajudikasi, tetapi juga menumpuk denda hingga NT$5,04 juta. SIM-nya dicabut dan ia dilarang mengikuti ujian ulang selama 33 tahun. Ke depannya, para pelanggar yang SIM-nya dicabut lebih dari 3 tahun wajib menyelesaikan kursus pelatihan mengemudi sebelum diizinkan mengikuti ujian SIM.
==Bapak Lai // Kota Taipei==
Tentu saja perlu (kursus), itu lebih masuk akal
Ya, karena sekarang kasus narkoba dan mabuk saat berkendara
Sudah sangat parah
Tiga kebijakan baru aturan SIM, wajib kursus jika SIM dicabut lebih dari 3 tahun
Untuk memperkuat konsep berkendara yang benar, Kementerian Transportasi dan Komunikasi (MOTC) pada tanggal 18 mengumumkan revisi terhadap tiga peraturan, termasuk Peraturan Keselamatan Lalu Lintas. Di masa lalu, pengendara mabuk yang dicabut SIM-nya selama lebih dari 3 tahun karena menyebabkan kecelakaan fatal bisa langsung mengikuti ujian ulang setelah masa hukuman berakhir. Namun, mulai 30 Juni, pengendara kategori ini wajib menyelesaikan kursus mengemudi untuk memperkuat pemahaman peraturan lalu lintas sebelum mengikuti ujian.
==Chao Chin-wei // Staf Khusus Divisi Transportasi Umum dan Pengawasan, MOTC==
Sebelum kembali mengikuti ujian SIM
(Yang bersangkutan) wajib datang ke sekolah mengemudi
Untuk mengikuti pelatihan lengkap mengenai risiko berkendara
Berkendara saat SIM dicabut dianggap ilegal, aturan baru berlaku mulai 30 Juni
Berdasarkan statistik, terdapat masing-masing sekitar 5.000 pengendara motor dan pengemudi mobil setiap tahunnya yang dilarang ujian SIM selama lebih dari tiga tahun. MOTC menyebutkan bahwa setelah aturan baru berlaku, mereka yang nekat berkendara tanpa menyelesaikan pelatihan akan dianggap berkendara tanpa SIM. Pelanggar sepeda motor dapat didenda NT$18.000-36.000, sementara pengemudi mobil dapat didenda NT$36.000-60.000.
