Ormas imbau tambah cuti khusus+perpanjang cuti tahunan ke perusahaan baru
Sejumlah ormas mengadakan jumpa pers hari ini. Diungkapkan, bahwa wanita yang mengasuh anak seringkali harus meninggalkan dan kembali ke tempat kerja berulang kali, kemudian harus mengumpulkan masa kerja dan cuti tahunan dari awal lagi. Mereka menyerukan agar pemerintah memprioritaskan penambahan jumlah hari cuti khusus minimal dan mengizinkan agar cuti tahunan dapat diakumulasi ke perusahaan berikutnya, namun ormas pelaku usaha menilai hal ini sangat tidak masuk akal.
Hukuman bagi pengasuh anak jika masa kerja dan cuti hangus saat kembali bekerja
Sambil menyerukan slogan untuk menyoroti isu jam kerja terlalu panjang yang memaksa wanita meninggalkan kantor untuk merawat anaknya, ormas mengadakan konferensi pers menjelang Hari Ibu, menekankan bahwa wanita kerap terpaksa meninggalkan kantor untuk mengurus anak, dan begitu kembali, mereka harus mulai mengumpulkan masa kerja dan cuti tahunan lagi, yang dianggap sebagai suatu bentuk hukuman bagi ibu yang hendak mengasuh anaknya.
==Hong Hui-fen // Ketua Yayasan Awakening==
Sebenarnya banyak wnaita yang terpaksa berhenti kerja demi mengurus anaknya
Sehingga pada akhirnya
Skala wanita yang benar-benar dapat menggunakan jumlah hari cuti khusus
Pada dasarnya sangat sedikit
Ormas imbau cuti tahunan ditransfer ke perusahaan baru dapat kurangi jam kerja
Ormas menyerukan otoritas memproritaskan jumlah cuti khusus minimal yang ditentukan peraturan agar cuti tahunan dapat diakumulasi ke perusahaan berikutnya, Mereka juga mengimbau pembentukan mekanisme efektif untuk mengurangi jam kerja secara keseluruhan. Namun, ormas pelaku usaha menilai hal ini sangat tidak masuk akal.
==He Yu // Ketua Asosiasi Perindustrian Nasional==
Meminta perusahaan berikutnya untuk menanggung perbedaan senioritas pegawai
Pada dasrnya merupakan hal yang tidak masuk akal
Asosiasi pengusaha nilai usulan tersebut tidak masuk akal, masih perlu didiskusikan
Dari sisi operasional perusahaan, ormas pelaku usaha menilai bahwa perusahaan baru tidak seharusnya menanggung masa kerja karyawan dari perusahaan sebelumnya. Jika cuti khusus minimum disubsidi oleh pemerintah, beban anggarannya cukup besar. Mereka menganggap hal ini masih perlu didiskusikan lebih lanjut.
