Perang picu pengingkatan inflasi, Indeks IHK April alami kenaikan 1,74% per tahun
Kemarin, tanker minyak milik Perusahaan Bahari Formosa Plastik yang mengangkut 2 juta barel minyak mentah berlabuh di Pelabuhan Mailiao di Yunlin. Sementara, tanker minyak CPC juga tiba di kawasan lepas pantai Taoyuan tanggal 5. Namun, walau hal ini telah meringankan masalah krisis minyak, "efek inflasi" mulai meningkat. Statistik terbaru menunjukkan, Indeks Harga Konsumen mengalami pertumbuhan tahunan sebesar 1,74%.
2 tanker minyak yang mengangkut total 2,6 juta barel minyak mentah tiba di Taiwan
Sebuah kapal tanker minyak raksasa yang mengangkut 2 juta barel minyak mentah memasuki Pelabuhan Mailiao di Kabupaten Yunlin, menjadi tanker minyak pertama yang kembali ke Taiwan dari Selat Hormuz sejak perang di Timur Tengah. Selain itu, sebuah kapal milik Perusahaan CPC yang membawa 600.000 barel minyak mentah, yang sebelumnya berbelok dari Pelabuhan Yanbu di Laut Merah di kawasan lepas pantai Arab Saudi, juga tiba di lepas pantai Taoyuan tanggal 5, yang diharapkan dapat menstabilkan pasokan minyak domestik.
Sektor transportasi dan komunikasi naik 2,66%, sektor perumahan naik 2,06%
Namun, harga minyak terus memengaruhi inflasi secara keseluruhan. Menurut statistik Ditjen Anggaran, Akuntansi dan Statistik (DGBAS), Indeks Harga Konsumen bulan April naik 1,74% per tahun, mencapai level tertinggi dalam setahun terakhir. Sektor transportasi dan komunikasi mengalami peningkatan sebesar 2,66%, harga BBM (bahan bakar minyak), tiket kereta dan pesawat juga melonjak. Pakar memperingatkan, pemerintah berisiko menderita kerugian akibat pembekuan tarif minyak dan listrik pada paruh kedua tahun ini.
