Cadangan minyak mentah global menipis, Goldman Sachs peringatkan Taiwan
Lembaga keuangan internasional, Goldman Sachs mendaftarkan Taiwan dan tiga negara lain, yakni Afrika Selatan, India dan Tailan, sebagai kawasan dengan risiko krisis minyak yang lebih tinggi. Kementerian Perekonomian menanggapi, cadangan aman minyak dan gas saat ini lebih tinggi daripada standar regulasi.
FPMC C Lord jadi tanker Taiwan pertama yang melalui Selat Hormuz pasca perang
Sebuah tanker minyak raksasa (VVLC) milik Perusahaan Bahari Formosa Plastik, FPMC C Lord, yang mengangkut 2 juta barel minyak mentah berlabuh di Pelabuhan Mailiao tanggal 7 siang. Kapal ini melewati Selat Hormuz pada pertengahan April dan membawa pasokan minyak yang dibutuhkan Taiwan. Ini juga merupakan tanker pertama yang tiba di Taiwan melalui Selat Hormuz sejak pecahnya konflik Timur Tengah. Guna mengurangi kekhawatiran terkait krisis minyak mentah di Taiwan, FMPC berencana manaikkan skala kapasitas penyulingan dari 43% menjadi 60% pada Mei dan 80% pada Juni.
Cadangan minyak mentah global menipis, Goldman Sachs peringatkan Taiwan
Namun, cadangan bahan bakar fosil Taiwan kembali menjadi fokus internasional. Laporan terbaru yang dirilis lembaga keuangan internasional, Goldman Sachs menunjukkan, cadangan minyak global telah menyusut ke level terendah selama delapan tahun terakhir. Selain Afrika Selatan, India dan Tailan, Taiwan juga disebut sebagai kawasan dengan risiko krisis minyak yang lebih tinggi.
MOEA: Cadangan minyak dan gas domestik aman, melampaui standar regulasi
Kementerian Perekonomian (MOEA) menekankan, cadangan minyak dan gas alam saat ini masing-masing memenuhi kebutuhan untuk 90 hari dan 11 hari, melampaui standar regulasi, sehingga pasokan domestik dijamin aman, harga juga berada di kisaran stabil. Kini, MOEA tengah merencanakan program cadangan dan pengiriman untuk musim dingin.
==Zheng Rui-he // Analis senior Divisi Penelitian Ketiga CIER==
Saat ini, kami memiliki tujuh stasiun penerima
Setiap stasiun menghadapi tantanggannya tersendiri
Hal ini berpotensi mengakibatkan kapasitas cadangan tidak cukup
Untuk dikategorikan aman, jumlah hari (yang dapat dipasok) juga terdampak
Pembangkit listrik tenaga gas pasok 50%, penyusutan+cadangan perlu dipantau
Kendati demikian, pakar mengingatkan, komoditas gas alam cair (LNG) dari Qatar menyumbang 30% dari pangsa kebutuhan di masa lalu, kini ditambah 50% oleh pembangkit listrik tenaga gas, maka pasokan listrik yang terimbas mencapai sekitar 15%, sehingga masalah penyusutan dan persediaan gas alam menjadi isu yang lebih patut diperhatikan.
