Tak termasuk zona cagar alam, ekosistem Sanxiantai berisiko alami kerusakan
Taiwan memiliki lanskap alam yang menakjubkan, terutama Pulau Sanxiantai di lepas pantai Taitung, dengan ekosistem 200-an spesies karang dan ikan. Namun, pulau ini belum ditetapkan sebagai zona cagar alam maritim, pakar khawatir proyek pembangunan skala besar di sekitarnya akan berdampak pada ekosistem.
Keragaman biota laut Sanxiantai mencakup karang lunak kipas laut, kuda laut pigmi
Arus kuat, risiko bahaya tinggi, dan minimnya eksploitasi manusia membuat perairan di sekitar Pulau Sanxiantai di kawasan lepas pantai Taitung kaya akan ekosistem baharinya. Survei terbaru tahun ini menemukan keberadaan sekitar 200 spesies terumbu karang, termasuk karang lunak kipas laut (Annella mollis) yang membentang luas, siput laut, kuda laut pigmi dan kawanan ikan di bagian utara dan selatan Pulau Sanxiantai pada kedalaman 30 meter. Namun, seiring peluncuran proyek pembangunan di sekitarnya, pakar mendesak agar perairan tersebut ditetapkan sebagai kawasan cagar alam maritim guna mencegah risiko kerusakan lingkungan akibat polusi.
