Wabah tikus melanda area Taipei+New Taipei, Tamsui muncul kasus Hantavirus
Wilayah Taipei dan New Taipei tengah dilanda hama tikus. Kasus sindrom Hantavirus tercatat di Tamsui pada Maret lalu. Meski pasien telah sembuh dan keluar dari rumah sakit, sumber infeksinya masih belum diketahui. Pemerintah pusat kini menyarankan pemerintah daerah menerapkan pola pencegahan serupa dengan penanganan demam berdarah.
Video tikus berkeliaran di atas rerumputan beredar viral, picu kekhawatiran warga
Lubang tikus bermunculan di atas hamparan rerumputan di taman. Ranting pohon di dekatnya telah dipangkas. Pasar di sebelah stasiun MRT Shuanglian cukup ramai. Namun, belum lama ini, ada warga mengunggah video di medsos dengan konten tikus yang berkeliaran di atas hamparan rerumputan, memicu kekhawatiran terkait wabah tikus.
==Hong Zhen-hsuan // Lurah Shuanglian, Kota Taipei==
Akhir-akhir ini, jumlah tikus memang agak banyak
Terutama di selokan atau di tempat yang agak remang
Rata-rata dihuni tikus
Lansia di Distrik Tamsui tertular Hantavirus Maret lalu, sumber penularan diselidiki
Kementerian Lingkungan (MOENV) akan mengumumkan lokasi penempatan racun tikus untuk mencegah agar tidak tertelan secara tak sengaja oleh hewan peliharaan. Departemen Perlindungan Lingkungan Kota Taipei juga menetapkan lima distrik utama mencakup Da'an, Zhongshan, dan Wanhua sebagai kawasan desinfeksi. Baru-baru ini, seorang pria 70 tahun di Distrik Tamsui, Kota New Taipei positif tertular sindrom Hantavirus. Departemen Kesehatan menyatakan, pasien tidak memiliki riwayat kontak fisik dengan tikus, sumber penularan masih dalam penyelidikan.
==Chiu Sheng-kang // Kepala Pusat Pengendalian Penyakit Menular, Buddhist Tzu Chi Medical Foundation==
Anda tidak memiliki kontak langsung dengan tikus
Namun bila lingkungan tempat Anda berada tercemar oleh kotoran tikus
Maka debu atau partikel halus akan mengambang di udara
Anda akan menghirup atau menyentuhnya dan tak sengaja tertelan
Semua ini mungkin saja terjadi
Kelompok pecinta lingkungan menentang penempatan racun tikus di alam liar
Namun bagaimana cara membasmi tikus? Kelompok konservasi satwa liar menentang penggunaan racun sebagai strategi utama, dengan alasan selain tak ampuh membasmi tikus, racun juga berpotensi merusak keseimbangan ekosistem. Ormas menunjukkan, sampel elang alap jambul yang dikirim dari Keelung dan Taipei mengandung lebih dari 90% residu racun tikus. Penemuan lima jenis racun tikus yang dijual di pasaran di dalam tubuh elang menyoroti masalah penggunaan pestisida secara berlebihan.
