Wabah Hantavirus di kapal pesiar, 6 terinfeksi, 3 di antaranya meninggal dunia
Di tengah masalah hama tikus di Taipei dan New Taipei, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengonfirmasi wabah Hantavirus di kapal pesiar yang bertolak dari Argentina pada tanggal 3. Infeksi ini telah menyebabkan 3 orang meninggal dan 3 lainnya menunjukkan gejala serius. Kapal tersebut kini tertahan di lepas pantai Cape Verde, di mana seluruh penumpang dan awak dilarang keras untuk turun dari kapal.
Kapal pesiar "Hondius" dilaporkan terinfeksi Hantavirus
Kapal pesiar Hondius yang berlayar dari Argentina menuju Cape Verde mengalami wabah Hantavirus saat melintasi Samudra Atlantik. Dari enam penumpang yang terdampak, tiga orang dilaporkan meninggal dunia dan tiga lainnya dalam kondisi serius dengan dua di antaranya terkonfirmasi positif Hantavirus. Kapal yang membawa 150 turis tersebut kini tertahan di lepas pantai Cape Verde, di mana otoritas setempat melarang seluruh penumpang serta awak untuk turun dari kapal.
Hantavirus ditularkan hewan pengerat melalui kontak sekresi
Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat menyatakan bahwa Hantavirus terutama ditularkan oleh hewan pengerat seperti tikus, khususnya melalui kontak dengan urin, kotoran atau air liurnya. Infeksi ini dapat memicu sindrom paru Hantavirus (HPS) atau demam berdarah yang disertai sindrom ginjal, dengan tingkat kematian mencapai 38%. Hingga saat ini belum tersedia pengobatan khusus untuk mengatasi infeksi mematikan ini.
