Situasi lintas selat memanas, kasus tentera terlibat spionase terus muncul
Di tengah memanasnya situasi lintas selat, kasus spionase yang melibatkan tentara Taiwan terus bermunculan. Belum usai kasus tentara di Penghu yang terjerat bujukan intelijen Tiongkok akibat pinjol, kini seorang perwira di Matsu dilaporkan melakukan aksi serupa. Akibat kecanduan live streaming atau siaran langsung hingga terlilit utang, ia nekat membocorkan dokumen rahasia militer. Atas tindakannya, Pengadilan Tinggi menjatuhkan vonis 12 tahun penjara.
Perwira di Matsu bocorkan rahasia militer, divonis 12 tahun penjara
Terdakwa bermarga Sun, mantan Sersan Komando Pertahanan Matsu, tampak digiring ketat petugas ke ruang sidang. Pengkhianatan ini bermula saat Sun kecanduan menonton siaran langsung internet. Ia nekat meminjam uang ke rentenir hanya demi memberi saweran kepada host favoritnya. Karena terdesak utang, ia tergiur imbalan dan delapan kali memotret dokumen rahasia, termasuk rencana operasional pertahanan Matsu, demi uang sebesar NT$67.000. Pada tanggal 21, Pengadilan Tinggi memvonisnya 12 tahun penjara dan pencabutan hak publik selama 6 tahun atas dakwaan suap dan pelanggaran jabatan. Menanggapi infiltrasi Tiongkok, Kementerian Pertahanan Nasional (MND) menegaskan akan terus memperketat manajemen informasi dan memperkuat edukasi keamanan nasional.
