Trump klaim AS menang dalam 1 jam, Iran ancam serang wilayah Teluk Persia
Presiden Donald Trump mengklaim bahwa Amerika telah meraih kemenangan sesaat setelah perang dimulai. Namun, Mojtaba Khamenei selaku pemimpin tertinggi Iran mengeluarkan penyataan resmi tanggal 12. Ia bertekad untuk melanjutkan serangan terhadap negara-negara di Teluk Persia dan akan terus memblokir Selat Hormuz sebagai alat barter untuk melawan Amerika dan Israel.
==Laporan saluran televisi pemerintah Iran==
Tentu saja, pemblokiran Selat Hormuz
Harus dimanfaatkan terus
Dan juga akan mempertimbangan membuka medan pertempuran lain
Yang dinilai adalah titik kelemahan musuh
Mojtaba Khamenei desak negara tetangga segera tutup pangkalan militer AS
Pada tanggal 12, stasiun televisi nasional Iran membacakan pernyataan pemimpin tertinggi baru Iran, Mojtaba Khamenei, putra kedua Ali Khamenei yang tewas dalam serangan udara. Dalam pernyataannya, ia mendesak agar negara tetangga secepatnya menutup pangkalan militer AS di kawasan tersebut.
Trump klaim sudah menang, militer AS hancurkan 28 kapal penebar ranjau Iran
Dalam kampanye pemilu Partai Republik di Kentucky, Presiden Donald Trump, mengklaim bahwa AS telah memenangkan perang melawan Iran, dan militer AS juga telah menghancurkan 28 kapal penebar ranjau Iran di Selat Hormuz.
==Donald Trump // Presiden Amerika Serikat==
Kita sudah menang. Saya beritahu kalian semua, kita sudah menang
Pemenang biasanya tidak mengumumkannya sebelum waktunya
Namun kita sudah menang. Kita menang di jam pertama (mulainya pertempuran)
Reuters: Iran belum berisiko segera runtuh, faksi garis keras tetap berkuasa
Menurut laporan Reuters, badan intelijen AS juga menunjukkan, pemerintah Iran tidak berisiko runtuh dalam waktu dekat, artinya para pemimpin faksi garis keras Iran akan tetap berkuasa, sehingga akan sangat sulit menemukan solusi konflik yang dapat diterima oleh semua pihak.
Iran serang Timur Tengah, gedung di Bandara Dubai dan Creek Harbour jadi target
Serangan Iran di Timur Tengah masih berlanjut. Bandara Internasional Dubai diserang oleh dua pesawat drone tanggal 11. Sebuah gedung di Creek Harbour yang diduga terserang drone, tampak mengepulkan asap tebal tanggal 12.
Teknologi sektor industri AS yang digunakan untuk militer menjadi sasaran Iran
Sementara itu, media semi-resmi Iran yang pro Garda Revolusi merilis daftar perusahaan teknologi AS sebagai target serangan, mencakup Google, Microsoft, IBM, Nvidia dan Oracle, karena teknologinya digunakan untuk kepentingan militer. Sektor perbankan Timur Tengah juga meningkatkan kewaspadaan; Citibank, HSBC, Standard Chartered dan JPMorgan Chase telah meminta karyawan mereka di Dubai dan Qatar untuk bekerja dari rumah.
