Perang Timur Tengah picu gejolak saham Asia, Korea sempat hentikan transaksi
Perang Timur Tengah telah memicu tekanan saham global, bursa saham Asia semuanya melemah pada tanggal 4, mencakup Indeks Nikkei Jepang dan saham Korea Selatan, masing-masing turun 2.500 poin dan 8%. Indeks saham Taiwan anjlok 1.494 poin dan ditutup dengan rekor penurunan terbesar ketiga sepanjang sejarah. Di lain pihak, nilai tukar dolar Taiwan banding dolar Amerika pagi ini menembus NT$31,7.
Saham Taiwan anjlok 1.494 poin, catat penurunan terbesar ke-3 dalam sejarah
Ketegangan di Timur Tengah semakin memanas, meningkatkan keengganan mengambil risiko di pasar keuangan. Dolar Taiwan pagi ini turun 14,7 sen hingga NT$31,7 banding dolar Amerika. Sementara itu, indeks saham Taiwan dibuka pada titik rendah dan terus turun ke bawah 33.000 poin, kemudian anjlok dengan skala besar sebanyak 1.494 poin, dan mencatat rekor penurunan terbesar ketiga dalam sejarah. Saham unggulan sektor elektronik termasuk TSMC, juga turun drastis hingga 70 poin. Bursa saham di negara Asia lainnya juga turut bergejolak. Indeks Nikkei Jepang sempat turun 2.500 poin selama sesi perdagangan. Sementara indeks KOSPI Korea Selatan, setelah anjlok 7% kemarin, kembali turun lebih dari 8% hingga memicu diberlakukannya circuite breaker dan dihentikannya transaksi untuk sementara selama 20 menit.
