Liburan Imlek 9 hari berakhir, jumlah pasien di seluruh rumah sakit membludak
Liburan Imlek selama sembilan hari telah berakhir, ini adalah hari pertama dimulainya aktivitas kerja. Jumlah pasien UGD di seluruh rumah sakit mengalami lonjakan, terutama pasien gejala flu, alergi dan asma. Pusat Pengendalian Penyakit mengingatkan bahwa beberapa destinasi wisata populer saat ini tengah dilanda wabah penyakit menular, wisatawan yang baru kembali diimbau waspada.
Klinik dipenuhi pasien yang merasa tak enak badan pasca liburan panjang
Pasien memenuhi ruang tunggu klinik sejak pagi. Seiring dimulainya aktivitas kantor usai liburan Imlek sembilan hari, pasien yang berobat juga melonjak. Warga yang mengantre ranjang UGD pun bertambah banyak seiring kembalinya arus wisatawan dari luar negeri dan arus mudik dari wilayah sentral dan selatan ke utara.
Penyakit menular di setiap negara berbeda, warga diminta pantau kondisi kesehatan
Dewasa ini, sejumlah negara dilanda wabah penyakit menular yang berbeda, seperti demam berdarah, chikungunya dan campak di Asia Tenggara, wabah flu dan norovirus di Asia Timur Laut dan Tiongkok serta campak di Eropa dan Amerika Serikat. Sedangkan di Taiwan, walau wabah penyakit menyerupai flu dan diare relatif stabil, warga tetap diimbau untuk rajin cuci tangan dan memasak makanan hingga matang.
