Banjir yang melanda Sumatra Barat tewaskan 44 korban jiwa dan 15 orang hilang
Hujan deras turun di Provinsi Sumatra Barat pada akhir pekan lalu, menyebabkan banjir dan tanah longsor yang menelan 44 korban jiwa. Indonesia timur juga bergejolak, Gunung Ibu di Halmahera meletus kemarin dengan kolom abu vulkanik mencapai lebih dari 5 kilometer. Otoritas setempat telah melarang segala aktivitas dengan radius 5 kilometer dari gunung berapi.
Hujan deras akibatkan banjir di Sumatra Barat, jalanan dan rumah tergenang air
Longsor batu vulkanik akibat banjir menyebabkan rumah hancur dan jalanan berlumpur. Hujan lebat mulai turun selama beberapa jam di Provinsi Sumatera Barat tanggal 11 malam, menyeret abu dan batu vulkanik setempat. Jalanan dan rumah juga terendam banjir, puluhan korban telah tewas. Saat ini masih ada orang yang hilang.
Ratusan rumah warga di 2 kabupaten Provinsi Sumatra Barat rusak parah
Banjir kali ini telah menyebabkan lebih dari 100 rumah di dua kabupaten Provinsi Sumatera Barat rusak parah. Akibat rusaknya infrastruktur, warga kesulitan mencari sumber air bersih dan terpaksa mengungsi ke tempat penampungan sementara terdekat.
Kolom abu vulkanik Gunung Ibu tersembur setinggi 5 km, tak ada korban jiwa/luka
Sementara itu, Gunung berapi Ibu di kawasan timur Indonesia kembali meletus tanggal 13. Namun kali ini kolom abu vulkaniknya langsung membumbung ke awan dan mencapai ketinggian 5 km di atas puncak gunung. Untungnya, saat ini belum ada kabar terkait korban jiwa dan cedera.
Gunung Ibu meletus, semua aktivitas dalam radius 5 km dari gunung dilarang
Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi Indonesia menyatakan, status gunung berapi setempat dinaikkan ke level tertinggi kedua dan semua aktivitas dalam radius 5 km dari gunung berapi dilarang.
