Kapal tenggelam di Danau Toba, 2 tewas, 180 hilang
發布時間:
更新時間:
Kapal tenggelam di Danau Toba, 2 tewas, 180 hilang
Sebuah kapal feri tenggelam di Danau Toba, Sumatera Utara, Senin, 18 Juni. Saat berlayar melintasi danau, Kapal Motor Sinar Bangun yang terbuat dari kayu tenggelam setelah diserang angin kencang dan ombak besar, yang juga mengakibatkan tabrakan dengan sebuah kapal penyeberangan lainnya.
Lebih dari 100 orang dari Badan Pencarian dan Pertolongan Nasional (Basarnas), operator kapal feri dan kapal motor kayu lain bersama memberikan pertolongan. Total 18 penumpang berhasil diselamatkan, dua tewas, 180 lainnya hilang. Keluarga korban sekarang masih menanti kabar di Pelabuhan Tigaras.
Menurut perkiraan pihak kepolisian, KM Sinar Bangun diduga mengangkut lebih dari 130 penumpang, melampaui kapasitasnya yang hanya 180 penumpang. Karena dioperasikan secara ilegal, banyak penumpang tidak memiliki tiket, hingga kini sulit diketahui berapa jumlah penumpang yang diangkut pada saat kecelakaan terjadi.
Indonesia adalah negara kepulauan, maka kecelakaan kapal di atas laut kerap terjadi. Pekan lalu, saat lalu lintas laut meningkat di masa mudik lebaran, dilaporkan dua kecelakaan laut. Satu di perairan lepas pantai Makassar, Sulawesi, mengakibatkan 13 orang tewas; satu lagi di Sumatera selatan, menelan dua korban jiwa.
Pemerintah setempat mengemukakan, pencarian korban hilang masih diteruskan meski angin saat ini tetap sangat kencang.
Danau Toba adalah salah satu destinasi wisata populer di Indonesia, merupakan salah satu danau tekto-vulkanik terdalam di dunia.
Editor: Maidin Hindrawan

