PMA Vietnam terlibat aksi tawuran dan berkendaraan sambil gunakan narkoba
Dua insiden yang melibatkan pekerja migran asal Vietnam terjadi di Taiwan. Pagi tadi, tawuran antar pekerja migran pecah di Distrik Renwu, Kota Kaohsiung, akibat perselisihan saat saling bersulang minuman hingga menyebabkan 10 orang terluka. Sementara itu, di Distrik Bade, Kota Taoyuan, polisi menemukan enam pekerja migran Vietnam berstatus kabur saat memeriksa sebuah kendaraan yang parkir sembarangan, dan satu di antaranya diketahui merupakan buronan kasus penipuan.
Mengemudi di bawah efek narkoba, sejumlah PMA Vietnam kaburan diamankan
Polisi menyergap beberapa pria yang sedang berjongkok di tepi jalan. Saat satu per satu hendak diborgol, tiba-tiba terdengar suara tangisan keras. Peristiwa ini terjadi di Distrik Bade, Taoyuan tanggal 6, di mana polisi yang berpatroli menemukan sebuah mobil yang diparkir secara ilegal. Saat hendak memeriksa, mereka menemukan bahwa keenam orang dalam mobil merupakan PMA Vietnam yang kehilangan kontak.
==Fang Ning-zhou // Kepala Tim Satgas No. 1==
(Di dalam mobil) terdapat enam PMA Vietnam kaburan
Polisi menemukan amfetamin selaku narkoba golongan II di atas tubuh pengemudi
1 dari 6 PMA Vietnam kaburan merupakan buronan kasus penipuan
Polisi menyita peralatan narkoba dan amfetamin selaku narkoba golongan II dari pengemudi. Walau keenamnya menyangkal menggunakan narkoba, hasil tes air liur menunjukkan hal sebaliknya pada empat orang di antaranya. Selain itu, salah satu dari mereka merupakan buronan kasus penipuan. Kasus ini dilimpahkan ke Kantor Kejaksaan Distrik Taoyuan untuk penyidikan lebih lanjut atas pelanggaran terkait narkoba, tindakan yang membahayakan keselamatan publik, penipuan dan pelanggaran UU Keimigrasian.
2 geng PMA Vietnam terlibat bentrokan fisik, 10 oknum cedera akibat tawuran
Di sisi lain, lokasi kejadian tampak porak-poranda, meja, kursi dan peralatan makan berserakan di lantai setelah tawuran massal yang melibatkan PMA terjadi di Distrik Renwu, Kaohsiung di kawasan selatan dini hari tadi. Dua kelompok PMA Vietnam yang semula meneguk miras di sebuah rumah makan tiba-tiba terlibat bentrokan yang kemudian berujung pada perkelahian massal, mengakibatkan 10 orang terluka, satu di antaranya mengalami cedera serius dan harus dilarikan ke rumah sakit. Satgas kepolisian segera mengamankan enam oknum yang terlibat, sementara tiga PMA lainnya telah melarikan diri dalam keadaan terluka. Saat ini, polisi sedang berupaya melacak keberadaan mereka. Tersangka akan diproses atas pelanggaran ketertiban umum.
