Polisi gerebek sindikat perdagangan manusia, selamatkan 9 wanita Myanmar
Petugas kepolisian yang sedang berpatroli dimintai bantuan oleh seorang wanita asal Myanmar yang berada dalam toserba. Diakui bahwa ia dan sejumlah wanita Myanmar lainnya telah ditipu untuk menjadi wanita penghibur di Taiwan. Lewat penelusuran lebih lanjut, polisi berhasil menyelamatkan sembilan korban wanita dan menangkap 18 tersangka.
Dipaksa jadi wanita penghibur, seorang korban kabur dan minta bantuan polisi
Polisi bersenjata melancarkan penggerebekan dan berhasil menyelamatkan sembilan wanita Myanmar yang disekap dan dipaksa menjadi wanita penghibur. Kasus ini terkuak setelah seorang korban berhasil meloloskan diri saat penyekapnya lengah. Ia berlari ke sebuah toserba dan meminta bantuan petugas yang sedang berpatroli. Petugas menemukan bahwa sindikat perdagangan manusia ini diduga didukung oleh sebuah kelompok kriminal sejak 2024 yang menggunakan iklan di medsos dan menjanjikan "upah tinggi dan tiket pesawat gratis" untuk memikat wanita dari Myanmar dan Tailan. Setiba di Taiwan, para korban dibebani utang sebesar NT$180.000 dan dikurung dan dilibatkan dalam bidang prostitusi di sebuah kompleks apartemen di Distrik Sanchong. Mereka diawasi secara ketat melalui kamera CCTV dan alat pelacak GPS, sementara oknum memeras keluarga korban menggunakan video seronok dan menggelapkan seluruh upah hasil kerja keras mereka. Untungnya, satgas kepolisian berhasil meringkus 18 tersangka sekaligus melumpuhkan jaringan kriminal lintas negara tersebut.
