Pembukaan akses PMA India picu kontroversi, 45.000 warga tanda tangan petisi
Sumber negara PMA di Taiwan saat ini utamanya berasal dari kawasan Asia Tenggara. Namun, program perekrutan PMA India yang diusulkan oleh Kementerian Ketenagakerjaan untuk mengatasi masalah krisis pekerja telah memicu reaksi keras dari kalangan publik. Sebanyak 45.000 orang telah menandatangani petisi yang menuntut penghentian program terkait. Menanggapi hal ini, MOL menyatakan, sejauh ini masih belum ada jadwal konkret untuk mendatangkan PMA India.
Suami istri India menetap 15 tahun dengan anak lahir+tumbuh besar di Taiwan
Suami istri asal India yang terdiri dari seorang insinyur dan guru bahasa Inggris telah menetap di Taiwan selama 15 tahun, dan memiliki seorang anak. Sang istri, Sneha, bahkan membentuk grup tari India dan sempat tampil sebagai model fashion show, untuk memperkenalkan budaya India kepada warga Taiwan melalui berbagai aktivitas.
==Sneha // Warga India yang tinggal di Taiwan==
Apa yang diberitakan di media, menurut saya bukanlah kondisi sebenarnya
Banyak orang India yang datang ke sini
Bekerja keras dan sangat menghormati hukum Taiwan
MOL berencana datangkan PMA India, 45.000 warga tanda tangan petisi penolakan
Taiwan sedang mengevaluasi rencana mendatangkan PMA India guna mengatasi krisis SDM di sektor industri. Namun, hal ini telah memicu reaksi negatif. Warga mengajukan petisi di platform partisipasi kebijakan publik daring, menuntut pembatalan rencana tersebut, yang didukung oleh sekitar 45 ribu orang. Selain khawatir dampaknya terhadap pasar kerja domestik, sebagian warga juga mencemaskan keselamatan wanita Taiwan terkait maraknya berita internasional tentang kasus kekerasan seksual di India.
Pakar: Negara sumber PMA terbatas, mengatasi hambatan budaya sangat penting
Pakar menegaskan bahwa PMA di Taiwan terutama berasal dari Indonesia, Vietnam, Filipina dan Tailan. Dibanding dengan Jepang dan Korea Selatan, negara sumber PMA Taiwan jauh lebih sedikit. Karena itu, pembukaan akses bagi PMA India sebenarnya adalah konsep "membeli asuransi" untuk mendiversifikasi risiko. Namun, prasyaratnya adalah prasangka budaya terhadap India harus terlebih dahulu dihilangkan.
==Li San-cai//Penasihat Kehormatan Asosiasi Asia Tenggara dan Asia Selatan Taiwan==
Baik mahasiswa internasional maupun pekerja migran
Kita sebenarnya dapat melangkah secara bertahap
Melakukan lebih banyak kajian dan penelitian terkait berbagai sumber daya
MOL: Perlu kesepakatan+koordinasi 3 pihak, saat ini belum ada jadwal pasti
Mengingat warga sangat sensitif terhadap isu pembukaan akses PMA India, MOL menyatakan bahwa India sebagai negara sumber PMA yang baru akan diberlakukan jika ada permintaan dari pihak perusahaan dan rencana implementasi negara sumber memenuhi persyaratan Taiwan. Saat ini, belum ada jadwal pasti dan akses ini tidak akan dibuka secara gegabah.
