Musim semi cenderung hangat dan kering, waspadai hujan lebat singkat
Memasuki awal musim panas, musim hujan plum diperkirakan segera tiba. Otoritas cuaca memprediksi suhu berada pada kisaran normal hingga cenderung hangat, dengan curah hujan normal hingga lebih sedikit. Warga tetap perlu waspada hujan lebat singkat. Mulai besok, mendekatnya awan fron akan meningkatkan peluang hujan di berbagai wilayah.
Mulai besok, peluang hujan meningkat, warga diimbau bawa payung
Banyak warga memanfaatkan cuaca cerah untuk beraktivitas di luar. Data menunjukkan periode Februari hingga April tahun ini cenderung lebih hangat dan kering, dengan jumlah hari hujan hanya 26,5 hari, terendah kelima sejak 1951, dan suhu rata-rata meningkat 1,1 derajat Celcius, menjadikannya musim semi terhangat ketiga. Memasuki awal musim panas dan musim hujan plum, wilayah pegunungan di bagian tengah dan selatan diperkirakan menjadi area dengan curah hujan tertinggi. Tren menunjukkan hujan kini lebih terkonsentrasi dengan intensitas tinggi dalam waktu singkat, terutama pada pertengahan Mei hingga Juni, terutama di wilayah selatan. Administrasi Cuaca Pusat (CWA) penyebut peluang terbentuknya fenomena El Nino tahun ini cukup tinggi. Mulai Rabu besok, hujan akan meningkat seiring mendekatnya fron cuaca, tetapi bersifat sementara. Cuaca diprediksi kembali stabil dan cerah berawan pada Hari Buruh, 1 Mei mendatang.
