Tertipu belanja online, PMA beli ponsel NT$10.000, dapatnya tisu basah
Seorang pekerja migran asal Filipina di Kaohsiung membeli ponsel secara daring, tetapi yang diterima adalah dua bungkus tisu basah. Ia kemudian dibantu polisi dalam mengajukan pengembalian barang, namun pelaku mencoba membatalkannya dengan mencuri data pribadi korban. Berkat intervensi polisi, uang korban akhirnya berhasil dikembalikan. Kementerian Ketenagakerjaan mengimbau para pekerja migran untuk memanfaatkan Hotline 1955 jika menghadapi masalah serupa.
Hotline Konsultasi dan Pengaduan Buruh 1955 tersedia dalam 5 bahasa
Seorang pekerja migran bermarga Luo asal Filipina yang tampak panik ini melapor ke polisi pada 4 April setelah tertipu belanja daring senilai NT$10.000. Bukannya mendapatkan ponsel yang dipesan, ia justru hanya menerima dua bungkus tisu basah. Polisi membantunya mengajukan pengembalian barang secara daring. Namun beberapa hari kemudian, pelaku penipuan mencuri data pribadi korban untuk membatalkan klaim ke pihak ekspedisi. Untungnya, berkat bantuan polisi, dana tersebut akhirnya berhasil dikembalikan secara utuh. Kementerian Ketenagakerjaan mengingatkan pekerja migran untuk tidak ragu menghubungi Hotline 1955 yang menyediakan layanan konsultasi dan pengaduan 24 jam dalam bahasa Mandarin, Indonesia, Tailan, Vietnam dan Filipina.
