Truk pasir di Distrik Taishan kehilangan kendali, melindas, tewaskan 1 PMA kaburan
Insiden kecelakaan fatal terjadi di Distrik Taishan kemarin lusa. Sebuah truk gandeng diduga kehilangan kendali, menabrak pagar dan menerobos lokasi kontruksi, kemudian menabrak seorang pejalan kaki hingga tewas. Setelah ditelusuri polisi, korban dikonfirmasi adalah PMA ilegal asal Vietnam berusia 35 tahun.
Truk pasir kehilangan kendali, terobos area konstruksi, tabrak pipa hidran
Sebuah truk pasir tiba-tiba kehilangan kendali, menabrak pagar dan menerobos lokasi konstruksi, menyebabkan air pipa hidran menyembur ke atas. Benturan tersebut mengakibatkan satu orang tewas dan satu orang terluka.
==Pekerja lainnya di area kontruksi==
Saat liburan, manajer menghubungi saya meminta saya pergi ke sana
Karena ada tabrakan terhadap orang
Hansip alami luka lecet dan dilarikan ke RS, pejalan kaki tertabrak dan mati konyol
Selain hansip wanita di lokasi konstruksi yang menderita luka lecet dan memar serta telah menerima perawatan medis, seorang pejalan kaki di persimpangan juga tertabrak dan meninggal di tempat kejadian.
Identitas pria dikonfirmasi lewat ponsel dan ransel, korban adalah PMA Vietnam
Kecelakaan fatal ini terjadi di Distrik Taishan, Kota New Taipei tanggal 6 subuh. Polisi awalnya tidak dapat mengidentifikasi korban karena ia hanya membawa ponsel dan ransel berisi sarung tangan putih untuk bekerja di area konstruksi. Setelah menghubungi operator telekomunikasi guna memeriksa kartu SIM ponsel, tanggal 7, polisi mengonfirmasi bahwa korban adalah seorang PMA Vietnam bermarga Wu.
==Pria bermarga Guo // Sopir yang menyebabkan kecelakaan==
(Truk) tergelincir dan bengkok sehingga tak mampu dikendalikan
Tersangka diusut berdasarkan dugaan kelalaian yang menyebabkan kematian
Diketahui bahwa PMA bermarga Wu ini dilaporkan hilang kontak pada Juli tahun lalu. Istrinya yang berkebangsaan Vietnam mengenali identitas suami lewat pakaiannya kemarin dan mengatakan bahwa ia tidak mengetahui keberadaan suaminya pada hari itu. Pria 27 tahun bermarga Guo yang menyebabkan kecelakaan dinyatakan tidak berada di bawah pengaruh alkohol atau narkoba. Ia mengklaim, truknya tergelincir dan kehilangan kendali. Penyebab insiden masih dalam penyelidikan. Polisi akan mengusut tersangka atas dugaan pembunuhan akibat kelalaian.
