Maskapai Taiwan umumkan biaya tambahan bahan bakar, berlaku per 7 April
Harga minyak global melonjak, biaya penerbangan pun meningkat. Administrasi Penerbangan Sipil (CAA) kemarin mengonfirmasi bahwa maskapai Taiwan akan menaikkan biaya tambahan bahan bakar. Untuk rute jarak pendek seperti Asia, naik menjadi NT$1.440, untuk rute jarak jauh naik menjadi sekitar NT$3.700. Adapun untuk penerbangan domestik, kenaikan rata-rata diperkirakan sebesar NT$97.
Menjelang liburan Chengbeng, bandara dipadati penumpang yang hendak berwisata ke luar negeri. Namun, konflik di Timur Tengah mengakibatkan harga minyak global melonjak, sejumlah maskapai pun mengumumkan akan menaikkan biaya tambahan bahan bakar pesawat (avtur). Banyak wisatawan mengeluh, harga tiket yang kian mahal di masa mendatang ini tak terjangkau lagi.
==Bapak Zhu // Penumpang di Bandara Taoyuan==
Pasti (terdampak), terutama bagi kami yang bolak-balik Taiwan-Tiongkok
Saya baru kembali tiga hari lalu
Harga tiket sekali jalan sudah melambung hingga mencapai 2.750 (RMB)
Biaya tambahan avtur maskapai Taiwan dinaikkan sesuai jarak rute penerbangan
Administrasi Penerbangan Sipil (CAA) mengonfirmasi, biaya tambahan bahan bakar pada maskapai Taiwan akan dinaikkan menjadi US$45 atau sekitar NT$1.440 per orang untuk rute jarak pendek, dan menjadi US$117 atau sekitar NT$3.700 per orang pada rute jarak jauh, dan diperkirakan berlaku per 7 April. Sedangkan untuk tiket penerbangan domestik, setiap rute diperkirakan akan dinaikkan sekitar NT$97.
==Ho Shu-ping // Dirjen CAA==
Dari hasil kalkulasi kami
Setiap rute biayanya agak berbeda
Kurang lebih sekitar NT$97
Transportasi pp warga di pulau luar ditanggung Dana Operasi Penerbangan Sipil
CAA menekankan, untuk rute domestik, biaya tambahan bagi warga di pulau luar akan ditanggung oleh Dana Operasi Penerbangan Sipil. Pihak maskapai juga diimbau merilis informasi sepantasnya agar penumpang, agen perjalanan, pengirim, dan pemilik paket memahami apa yang menjadi kewajiban mereka guna mencegah timbulnya sengketa.
