Siswa SD Kaohsiung ancam temannya dengan silet, orang tua korban lapor polisi
Seorang siswa SD di Kaohsiung dilaporkan memakai silet untuk melakukan perundungan terhadap teman sekelas saat hendak pulang sekolah tanggal 17. Korban bahkan dipaksa untuk melukai adik laki-lakinya sendiri. Orang tua korban segera melapor polisi. Pihak sekolah menanggapi bahwa pelaku telah diberikan disiplin lewat upaya introspeksi di rumah selama dua hari.
Orang tua anak di sebuah SD Kaohsiung melaporkan, putranya diancam teman sekelas dengan silet di persimpangan jalan saat pulang sekolah tanggal 17. Ia bahkan dipaksa untuk melukai adik laki-laki yang berada di sampingnya. Orang tua korban segera melapor polisi. Tanggal 19, pihak sekolah menyatakan bahwa silet merupakan barang terlarang, biasanya disimpan oleh guru. Pihak sekolah menyesalkan perbuatan siswa yang membawa silet secara diam-diam dan menyatakan, pelaku menderita gangguan emosional, namun tidak memiliki catatan kekerasan. Sekolah dan orang tua pelaku akan memberikan disiplin lewat upaya introspeksi selama dua hari di rumah sebelum diizinkan kembali ke sekolah minggu depan.
