Perang berkecamuk di Timur Tengah, Idul Fitri umat Muslim tampak suram
Bagi umat Muslim di seluruh dunia, beberapa hari ke depan adalah momen sangat istimewa karena Idul Fitri sudah di ambang pintu. Namun perayaan yang secara tradisional selalu penuh dengan sukacita ini agak berbeda pada tahun ini. Banyak wilayah di Timur Tengah diwarnai bayang-bayang perang, sementara kekhawatiran juga menyelimuti Indonesia di Asia akibat terus naiknya harga minyak.
Kondisi Jalur Gaza mulai pulih, barang kebutuhan warga dipasok ke pasar setempat
Warga lalu lalang di pasar. Pedagang menjajakan permen beraneka warna. Idul Fitri akan dirayakan mulai tanggal 19 malam, menandai berakhirnya bulan puasa bagi umat Muslim. Kondisi Jalur Gaza yang tampak mengenaskan selang diumumkannya gencatan senjata pada Oktober tahun lalu kini mulai pulih seiring tibanya pasokan barang. Pakaian dan makanan baru mulai muncul di pasar setempat.
==Nour Abu Awda // Tukang roti di Gaza==
Kami telah kehilangan peralatan dan bahan baku
Semuanya sudah lenyap
Kami bahkan kehilangan tempat tinggal sebanyak empat kali
Tapi kami tetap akan terus (memanggang roti)
Karena ini adalah rumah kami
Dilanda perang berkepanjangan, perayaan Idul Fitri di Gaza tampak suram
Setelah dilanda perang selama hampir dua setengah tahun, banyak orang masih dihantui trauma akibat kehilangan anggota keluarga mereka. Gencatan senjata juga tidak mendatangkan kelegaan pada Hari Raya Idul Fitri di Timur Tengah tahun ini, bahkan diwarnai bayang-bayang perang dengan munculnya medan perang baru.
Harga minyak di Indonesia melambung akibat perang AS-Iran, capai NT$93/liter
Perayaan Idul Fitri tahun ini di Indonesia selaku negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia juga tampak suram. Dampak perang AS-Iran turut mengakibatkan harga minyak meroket, bahkan mencapai NT$93 per liter di sebagian daerah.
Perayaan Idul Fitri tahun ini diwarnai suasana suram seiring dinamika tren global
Bagi sebanyak dua miliar warga Muslim di seluruh dunia, perayaan Idul Fitri yang diwarnai faktor keagamaan, politik dan ekonomi tahun ini terasa berbeda dan membuat banyak orang merasa gundah gulana.
