Ormas kunjungi MOHW, serukan agar sistem PJP merangkul imigran baru
Asosiasi menghampiri MOHW pagi ini, menyerukan agar kebijakan perawatan jangka panjang seharusnya mencakup kalangan imigran baru. MOHW menyatakan prioritas saat ini diberikan kepada warga Taiwan, namun akan meninjau lebih lanjut apakah imigran baru menghadapi kendala dalam proses pendaftaran kewarganegaraan.
Lakonkan drama, imigran baru imbau agar sistem PJP rangkul semua strata sosial
Walau memiliki ARC dan telah menetap di Taiwan selama 20-30 tahun, lansia yang duduk di kursi roda ini tidak dapat menikmati sarana umum sistem perawatan jangka panjang (PJP) di usia senjanya. Drama singkat ini mengilustrasikan penderitaan imigran baru dan menyerukan agar kebijakan PJP turut merangkul semua strata sosial, termasuk imigran baru.
==Hong Man-zhi // Ketua Asosiasi TASAT==
Selama 2 tahun terakhir, kami telah meluncurkan sejumlah aksi dan tuntutan
Kami berharap pemerintah dapat memerhatikan
Masalah beberapa wanita imigran yang belum memperoleh kartu tanda penduduk
Dan tidak dapat menikmati layanan perawatan jangka panjang
Namun, kami belum menerima tanggapan apa pun
MOHW: Sumber finansial terbatas, sistem PJP diprioritaskan bagi warga Taiwan
Sejumlah ormas menyuarakan opini secara bergilir yang intinya mengecam pemerintah karena di satu sisi memberikan akses bagi warga asing kerah putih yang memegang APRC atau mereka yang telah berkontribusi untuk menikmati layanan PJP, namun di sisi lainnya malah mengesampingkan imigran baru. Menanggapi hal ini, Menteri Kesehatan dan Kesejahteraan (MOHW), Shih Chung-liang menyatakan, prioritas saat ini diberikan kepada warga Taiwan atas pertimbangan keterbatasan sumber finansial dan prinsip kesetaraan hak dan kewajiban.
==Shih Chung-liang // Menteri MOHW==
Tuntutan dari kalangan imigran baru
Saya rasa kami akan pahami lebih lanjut lagi
Apa kendala yang mereka hadapi saat mendaftar kewarganegaraan
Sistem PJP tak bisa dimanfaatkan keluarga imigran baru, ormas tilik celah sistem
Menanggapi respons dari MOHW, ormas imigran baru menyatakan keberatan.
==Chen Xue-hui // Sekjen Asosiasi TASAT==
Ada banyak saudari kami yang memiliki sejumlah alasan
Terkait mengapa mereka tidak dapat melepaskan kewarganegarannya
Jawabannya (MOHW) membuat saya semakin jengkel
Karena dinilai merupakan suatu bentuk diskriminasi strata sosial
Sistem PJP tak bisa dimanfaatkan keluarga imigran baru, ormas tilik celah sistem
Shih menjelaskan, pihak yang berkontribusi atau personel profesional yang direkrut ke Taiwan sesuai UU Perekrutan Tenaga Profesional Asing, semuanya tercakup dalam sistem PJP. Namun, ormas imigran baru mencurigai bahwa standar sistem inkonsisten justru berpotensi menimbulkan tekanan kesenjangan sistematik terhadap keluarga imigran baru dalam jangka panjang.
