Bawa pisau dan terobos Istana Presiden, pria 60-an tahun diringkus petugas
Seorang pria 65 tahun, yang mengaku diutus oleh Tuhan untuk membasmi komunis, diamankan petugas saat mencoba menerobos Istana Presiden dengan pisau dini hari tadi. Kantor Kepresidenan menanggapi bahwa satgas keamanan bertindak sesuai standar prosedur. Kondisi di lapangan aman terkendali.
Mengaku "diutus Tuhan", pria 60-an tahun bawa pisau menerobos Istana Presiden
Sekitar pukul 2:00 dini hari Senin, seorang pria berusia 65 tahun naik taksi dari Keelung ke plaza di depan Istana Presiden, menendang pagar pembatas, dan menerobos masuk sambil mengacungkan pisau buah. Polisi militer di tempat kejadian berhasil melucuti senjata dan melumpuhkannya, kemudian petugas polisi setempat tiba dan menahannya. Mengaku bahwa "Tuhan mengutusnya untuk membunuh komunis," tersangka akan didakwa dengan tuduhan mengancam keselamatan publik.
Terobos ke dalam kampus, remaja berpisau di Chiayi diamankan petugas
Insiden melibatkan pisau juga terjadi pada hari Senin di sebuah perguruan tinggi keperawatan di Dalin, Chiayi. Seorang remaja mengendarai sepeda motor ke dalam kampus, mengacungkan pisau, berperilaku aneh dan berteriak-teriak di ruang bawah tanah gedung pengajaran. Ia berhasil dilumpuhkan oleh petugas keamanan sekolah. Pihak sekolah menyatakan bahwa remaja tersebut telah keluar dari sekolah pada bulan April lalu, dan motifnya menerobos masuk ke sekolah masih diselidiki.
