Trump tolak negosiasi diplomatik, klaim angkatan laut Iran hancur total
Konflik di kawasan Timur Tengah semakin memanas. Hingga kini, tercatat sekitar 70 korban tewas dan lebih dari 400 orang cedera. Sementara itu, tentara Israel telah memasuki kawasan selatan Lebanon untuk menumpas Hizbullah dan mengimbau warga di sekitarnya untuk segera mengungsi ke arah utara.
Trump menyatakan bahwa operasi militer “Epic Fury” mengalami perkembangan baru. Melalui kerja sama erat dengan Israel, pihak militer AS menghancurkan sistem pertahanan Iran dengan efisiensi tinggi. Trump menegaskan, meskipun Tehran berupaya mencari perdamaian melalui jalur diplomatik, kini semuanya sudah "terlambat".
==Donald Trump // Presiden Amerika Serikat==
Senjata pertahanan udara mereka juga telah dihancurkan
Mereka tidak memiliki angkatan udara maupun sistem pertahanan udara
Sekarang mereka menghubungi dan bertanya
Bagaimana caranya supaya bisa mencapai kesepakatan
Saya jawab, kalian sudah terlambat
Saat ini, dibandingkan dengan mereka, kita lebih memilih melanjutkan aksi militer
Gedung Putih bantah bahwa pasukan Kurdi lewati perbatasan untuk serang Iran
Selain itu, media asing melaporkan bahwa AS, Israel dan pasukan Kurdi memulai operasi darat guna menghancurkan kekuatan militer Iran. Namun, Gedung Putih membantahnya, dan menekankan bahwa saat ini fokus Trump adalah mempertimbangkan peran AS di Iran setelah konflik ini berakhir.
Gempur Hizbullah, Israel serbu kota kecil di Lebanon, imbau warga mengungsi
Selain itu, Lebanon juga terseret dalam konflik ini. Menurut laporan media AFP, tentara Israel, yang diiringi serangan udara dan laut, telah memasuki Kecamatan Qana di Lebanon selatan untuk menumpas Hizbullah. Warga setempat diimbau mengungsi ke utara. Dalam serangkaian serangan udara, rudal Israel menghantam sebuah hotel di pinggiran Lebanon. Sementara itu, Hizbullah menyatakan telah menembakkan rudal sebagai balasan.
==Qassem Soleimani // Sekretaris Jenderal Hizbullah==
Saat ini, kami fokus pada upaya pertahanan
Menembak jatuh pasukan musuh, yakni Israel dan Amerika Serikat
Serta tetap teguh pada posisi perlawanan terhadap pihak musuh
Konflik Timteng meluas, puluhan ribu warga Lebanon kehilangan tempat tinggal
Konflik antara Israel-Hizbullah menewaskan 70 korban jiwa dan melukai 400-an orang. Puluhan ribu warga terpaksa mengungsi, sehingga memicu kekhawatiran akan timbulnya krisis regional pada jalur kemanusiaan.
