Ban pesawat T’way Air copot, tiga penerbangan Bandara Taoyuan terimbas
Sebuah pesawat T'way Air mengalami insiden ban copot saat mendarat di Bandara Taoyuan kemarin, menyebabkan landasan pacu tersendat akibat reaksi berantai oleh tiga penerbangan, termasuk EVA Air dan Hong Kong Airlines yang mengeluarkan sinyal pertolongan darurat "Mayday" dalam waktu 10 menit. Untungnya, ini hanya alarm palsu.
Ban pesawat T’way Air lepas saat mendarat, rekaman mencekam terungkap
Sebuah pesawat T’way Air yang mendarat di Bandara Internasional Taoyuan mengalami insiden terlepasnya ban sisi kanan. Pengelola bandara segera menghentikan sementara operasi lepas landas dan pendaratan di landasan pacu utara serta melakukan inspeksi. Berhubung kejadian terjadi pada jam sibuk dan hanya satu landasan pacu yang beroperasi, berdasarkan perhitungan awal ini, insiden ini berdampak pada 14 penerbangan, dengan keterlambatan rata-rata kurang dari 20 menit.
==Bapak Chiu // Penumpang==
Ya, pasti khawatir
(Maksudnya?) Karena kita tidak tahu
Kapan pesawat bisa mendarat, apakah bahan bakarnya masih cukup?
Efek berantai copotnya ban T’way Air, tiga penerbangan minta bantuan
Insiden T’way Air menyebabkan landasan pacu bandara tersedat. Akibatnya, tiga penerbangan termasuk EVA Air dan Hong Kong Airlines sempat mengirim sinyal darurat level paling tinggi “Mayday” dalam waktu 10 menit, yang berarti sisa bahan bakar pesawat hanya cukup untuk 15 menit.
==Yu Hao-wei // Mantan pilot==
Biasanya saat kami pilot
Berseru “Mayday, Mayday”
Berarti waktu di udara
Waktu yang (tersisa) di udara tinggal 15 menit lagi
Baik pesawat bermesin 4, 2 atau 3
Semua mesin akan mati karena kehabisan bahan bakar
Bahan bakar cadangan tiga pesawat di atas batas minimun, tidak dibuka investigasi
Dewan Keselamatan Transportasi Taiwan (TTSB) menyatakan bahwa setelah pemeriksaan, cadangan bahan bakar pada tiga penerbangan saat mendarat masih di atas batas minimum yang ditetapkan. Oleh sebab itu, insiden tersebut tidak termasuk kategori kecelelakaan serius menurut Konvensi Penerbangan Sipil Internasional, sehingga tidak dilakukan penyelidikan resmi. Terkait penyebab insiden secara keseluruhan, serta apakah ketiga penerbangan mengirimkan sinyal Mayday sesuai prosedur masih menunggu klarifikasi dari Administrasi Penerbangan Sipil.
