Flu burung di peternakan Taichung, pelaku usaha ditahan karena tidak lapor
Wabah flu burung terjadi di Peternakan Fengkang di Taichung Januari lalu. Pemiliknya diduga tidak melaporkannya kepada otoritas dan menanganinya secara ilegal. Setelah diinterogasi, hakim memutuskan pelaku usaha bermarga Yun ditahan tanpa izin kunjungan, sementara pemilik lahan bermarga Yan dibebaskan dengan jaminan NT$200.000 dan batasan tempat tinggal.
Peternakan Fengkang di Taichung dilaporkan terserang flu burung pada Januari lalu. Pemilik diduga menutupi wabah dan menangani ayam mati secara ilegal. Pada 2 Februari, kejaksaan bersama kepolisian Taichung menggeledah lokasi dan memeriksa pihak-pihak terkait. Pelaku usaha bermarga Yun ditahan tanpa izin kunjungan, sementara pemilik lahan bermarga Yan dibebaskan dengan jaminan NT$200.000 dan pembatasan tempat tinggal. Dua karyawan peternakan juga dibebaskan dengan jaminan masing-masing sebesar NT$30.000 sambil menunggu proses penyelidikan. Pemerintah kota telah memusnahkan seluruh ayam di peternakan, menghancurkan sekitar 375 kilogram telur, serta melakukan desinfeksi menyeluruh. Otoritas kesehatan menegaskan akan terus memantau dan mencegah wabah tidak menyebar ke peternakan lain.
