Peraturan baru ujian SIM motor, sistem berbasis progresif diterapkan per 20 Jan
Mulai besok, Biro Jalan Raya akan menerapkan peraturan ujian SIM motor baru. Menurut peraturan saat ini, peserta yang tidak mengikuti ujian sebanyak tiga kali dalam dua bulan, hak ujiannya akan ditangguhkan dua bulan. Namun, ke depannya, peraturan penangguhan hak ujian berbasis progresif akan diberlakukan untuk mengurangi tingkat ketidakhadiran peserta ujian SIM.
Sistem baru diterapkan guna mengurangi tingkat ketidakhadiran peserta ujian SIM
Sebelum melaju di atas jalan, pengendara motor harus mengikuti ujian SIM. Namun, tahun lalu ada lebih dari 70.000 orang yang mendaftar tapi tidak menghadiri ujian SIM. Berdasarkan peraturan pendaftaran online saat ini, peserta yang tidak hadir tiga kali dalam dua bulan, hak ujiannya akan ditangguhkan dua bulan. Mulai 20 Januari, sistem penangguhan berbasis progresif yang baru akan diterapkan. Hak untuk menjadi peserta ujian SIM ditangguhkan 15 hari kalau bolos satu kali, 30 hari untuk yang kedua dan 60 hari untuk yang ketiga. Pendaftaran ujian akan diperpanjang dari 23 hari menjadi 27 hari. Selain itu, mulai 30 Januari, soal benar dan salah pada ujian SIM motor akan digantikan dengan 50 soal pilihan berganda.
