Jet tempur F-16V jatuh di perairan Hualien, posisi pilot Hsin Po-yi tak diketahui
Sebuah jet tempur F-16 mengalami kecelakaan saat melakukan latihan penerbangan rutin di Hualien tadi malam. Sistem komputer dilaporkan mengalami kerusakan dan pilot sempat melapor akan terjun payung sebelum hilang kontak. Pihak militer dan tim SAR mengerahkan sejumlah kapal dan helikopter untuk melakukan pencarian. Semua operasi jet tempur F-16 dihentikan untuk sementara waktu.
Setiap detik sangat berharga. Upaya pencarian di zona lepas pantai Hualien di bawah kondisi suhu rendah dan ombak besar terus berlanjut. Tim SAR mengerahkan pelampung pengukur arus (SLDMB) dengan harapan dapat segera menemukan Kapten Angkatan Udara, Hsin Po-yi yang jatuh ke laut.
Suhu minim+kondisi buruk persulit upaya penemuan pilot jet tempur
Selain kapal Angkatan Laut, kendaraan radar dinamis juga diutus ke lokasi insiden akibat kondisi laut buruk. Tentara militer melanjutkan upaya SAR dengan mengirim 13 jet, 11 kapal dan 119 petugas untuk melakukan pencarian di pantai.
Tak terima sinyal, pihak militer tak bisa putuskan apakah pilot berhasil terjun payung
Hsin Po-yi, pilot jet tempur F-16V bernomor seri 6700 sedang melakukan latihan penerbangan malam rutin. Ia lepas landas dari Pangkalan Udara Hualien, namun saat kembali, ia tiba-tiba melapor jetnya terpisah di tengah awan, altitud jet terus menurun, lalu mengonfirmasi tiga kali bahwa ia perlu melontarkan diri sebelum akhirnya hilang kontak. Pada pk. 19:29 malam, titik radar jet tersebut raib di jarak 31 mil laut dari wilayah selatan Pangkalan Udara Hualien.
==Jiang Yi-cheng // Inpesktur Jenderal Komando Angkatan Udara==
Ia berseru: terjun payung, terjun payung, terjun payung
Tapi kami tidak menerima sinyal
"Mayday" semacam ini
Maka saat ini kami tidak memiliki bukti yang dapat memverifikasi
Apakah pilot telah terjun payung atau tidak
AU: Belum temukan puing-puing, jet sempat rusak, tapi telah direparasi pra-latihan
Angkatan Udara menyatakan, hingga kini belum ditemukan bangkai jet tempur tersebut. Terkait penyebab insiden, selain disorientasi spasial, otoritas juga menjelaskan bahwa jet F-16V yang diproduksi November lalu tersebut hanya mengalami kerusakan biasa dan telah diperbaiki sebelum latihan. Namun saat kejadian, Hsin Po-yi melaporkan kerusakan pada alat Modular Mission Computer (MMC).
==Jiang Yi-cheng // Inpesktur Jenderal Komando Angkatan Udara==
Saat penerbangan kembali
Pilot memang sempat melaporkan kerusakan pada alat MMC
Pihak militer lakukan upaya SAR lewat laut+udara, semua operasi F-16 dihentikan
Pihak militer tengah melakukan upaya SAR lewat laut dan udara. Angkatan Udara juga telah memerintahkan pengentian operasi sementara semua jet F-16 untuk menjalani inspeksi khusus guna memastikan keselamatan penerbangan.
