Antisipasi lonjakan massa tahun baru, berbagai kota tingkatkan standar keamanan
Menyusul penyerangan acak di Taipei pada 19 Desember lalu, berbagai kabupaten dan kota di Taiwan telah meningkatkan standar keamanan menjelang malam tahun baru besok. Kaohsiung, yang memprediksi akan ada sekitar 200.000 orang yang memadati perayaan tahun baru, telah melakukan simulasi keamanan di stasiun-stasiun MRT. Sementara itu, Taipei juga menaikkan level keamanan tahun baru dan secara khusus mengerahkan kendaraan anti huru-hara di beberapa titik keramaian.
Menjelang perayaan Tahun Baru, pengamanan di berbagai kota Taiwan diperketat secara maksimal. Pada tanggal 29 malam, Pemerintah Kota Kaohsiung menggelar simulasi penanganan krisis di stasiun MRT yang melibatkan skenario serangan bom asap. Guna mengantisipasi massa sebanyak 200 ribu orang, hampir seribu personel dikerahkan untuk memperketat patroli di jalur MRT dan LRT. Sementara itu, kepolisian Taipei turut menaikkan level keamanan dengan menyiagakan 1.300 personel gabungan di berbagai titik keramaian, juga untuk pertama kalinya mengerahkan kendaraan anti huru-hara, truk derek, hingga kendaraan komando dan pencahayaan untuk memastikan keamanan penuh bagi seluruh warga.
