"Melakukan kejahatan laknat", orang tua pelaku berlutut sambil minta maaf
Kemarin, orang tua pelaku serangan acak di Stasiun MRT Taipei dipanggil oleh Kejaksaan Distrik Taipei. Usai proses otopsi, mereka berlutut dan meminta maaf kepada publik, menyatakan anaknya telah melakukan kejahatan laknat yang menimbulkan dampak serius pada masyarakat, dan berjanji akan sepenuhnya bekerja sama selama proses hukum.
==Anggota keluarga pelaku serangan di Stasiun MRT Taipei==
(Anak kami) telah melakukan kejahatan laknat
Yang menimbulkan kehilangan dan kerugian parah bagi masyarakat
Dan korban serta keluarga mereka
Menimbulkan luka yang tak dapat diobati
Untuk itu kami hendak menyampaikan permohonan maaf kepada Anda semua
"Melakukan kejahatan laknat", orang tua pelaku berlutut sambil minta maaf
Ayah dan ibu ini membungkuk tiga kali bahkan berlutut di depan kamera. Anak mereka adalah tersangka dalam kasus serangan acak di Taipei tanggal 19 Desember. Usai bertindak, ia melompat dari atas gedung dan tewas seketika. Setelah proses otopsi berakhir, orang tua tersangka muncul untuk pertama kalinya guna meminta maaf kepada publik, tapi tidak banyak menjawab pertanyaan dari media.
Setelah tewas, tersangka meninggalkan segudang misteri
Tersangka jatuh dan tewas, namun motif kejahatan masih belum jelas, menyisakan banyak pertanyaan yang belum terjawab. Saat ini, polisi dan kejaksaan sedang melakukan penyelidikan. Sebelum otopsi, Kantor Kejaksaan Distrik Taipei memanggil orang tua tersangka sebagai saksi pada pagi hari. Polisi kembali mengkaji kasus dan mengungkapkan bahwa, sehari sebelum bertindak, tersangka mengunjungi lantai 5A Toko Buku Eslite cabang Nanxi untuk meninjau rute ke atap. Ia bahkan menuju meja informasi untuk menanyakan peluang naik ke atap untuk memotret pohon Natal di seberangnya, tapi ditolak dengan sopan.
==Lu Jun-hong // Kepala tim Divisi Investigasi Kriminal, Departemen Kepolisian Kota Taipei==
Ada sebuah rekening atas nama (tersangka) yang agak aktif
Dari akhir tahun 2023 hingga Oktober tahun ini
Yang mendapat kiriman uang sebesar NT$370.000 dari keluarganya
Sebagai biaya penunjang (bantuan) bagi dia
Alat kejahatan dibeli dari situs lelang, onkum dapat tunjangan finansial dari ibunya
Selain itu, tim satgas juga menemukan, tersangka memperoleh tunjangan finansial, terutama dari ibunya. Semalam sebelum kasus, ia hanya memiliki NT$39 di rekeningnya. Sebagian besar uangnya dihabiskan untuk membeli pisau. Ia mulai membeli berbagai pisau panjang dan pendek sejak April tahun lalu. Polisi menyita 13 bilah pisau yang dibeli dari situs lelang.
Program Bantuan 1219 diluncurkan guna mendukung keluarga korban tewas+luka
Guna membantu para korban, Departemen Kesejahteraan Sosial Kota Taipei meluncurkan "Program Bantuan 1219", mengalokasikan seluruh donasi bagi keluarga korban tewas dan luka. Pemkot Taoyuan juga akan mengajukan permohonan agar warga Taoyuan bermarga Yu yang tewas karena melawan pelaku diabadikan di Kuil Martyrs' Shrine Taoyuan, sementara Pemkot Taipei akan memberikan santunan sebesar NT$6 juta.
