Pemerintah siap siaga pasca penyerangan acak di Taipei
Pergantian tahun segera tiba. Kemarin, Kaohsiung mengadakan simulasi keamanan untuk konser malam tahun baru dan stasiun MRT. Di wilayah utara, sejumlah penumpang bus melapor ke polisi setelah mendengar ancaman pelemparan granat di dalam bus.
Polisi Kaohsiung mensimulasi serangan acak untuk acara pergantian tahun
Pasca insiden penyerangan acak di Taipei, pemerintah pusat dan daerah meningkatkan kewaspadaan. Menjelang acara pergantian tahun, kepolisian Kota Kaohsiung pada tanggal 23 mengadakan simulasi pengamanan dengan skenario bentrokan fisik dan aksi saling mendorong di lokasi acara dan stasiun MRT, berencana mengerahkan 1.200 personel gabungan guna menjaga ketertiban pada malam tahun baru.
Penumpang bus berkata akan melempar granat saat telepon, warga segera lapor
Tingkat kewaspadaan warga semakin peka. Seorang penumpang bus yang diduga terlibat masalah terkait perselisihan kerja, tidak dapat menahan emosi sehingga melontarkan kata ancaman seperti "mati bersama" dan "melemparkan granat." Sesama penumpang segera melapor ke polisi.
