Nelayan Taitung tangkap hiu tikus, temukan embrio bayi di perutnya
Seorang nelayan di Kecamatan Chenggong, Kabupaten Taitung menemukan embrio bayi yang sudah menetas di dalam perut seekor hiu tikus atau thresher yang ditangkapnya. Ia segera mengirimkannya ke Akademi Nasional Penelitian Kelautan (NAMR), berharap dapat mengeraminya secara artifisial.
Dikirim ke pusat penelitian, periset perkirakan tingkat kelangsungan hidup rendah
Di dalam kantung telur yang transparan, seekor bayi hiu tikus bermata besar tampak berenang terus, sementara induknya telah mati. Seorang nelayan di Taitung menangkap seekor hiu tikus dan menemukan embrio bayi yang sudah menetas di dalam perutnya. Hiu tikus mereproduksi dengan cara ovovivipar, bayinya tumbuh hingga dewasa sebelum meninggalkan tubuh induknya, namun jarang ditemukan bayi di dalam telurnya. Meskipun hiu tikus saat ini tidak terdaftar sebagai spesies yang dilindungi, sang nelayan telah mengirimkannya ke Akademi Nasional Penelitian Kelautan (NAMR) dengan harapan dapat menetaskannya secara artifisial, tapi NAMR memperkirakan tingkat kelangsungan hidupnya rendah.
