Taiwan perpanjang larangan pengiriman+penyembelihan babi selama 10 hari
Dalam rangka mencegah penyebaran wabah Asfivirus, Yuan Eksekutif mengumumkan perpanjangan larangan pengiriman dan penyembelihan babi selama 10 hari dengan melakukan peninjauan periodik setiap 5 hari. Selain itu, Kementerian Lingkungan juga menyatakan bahwa sampah sisa makanan di Kota Taichung setiap hari akan diproses dengan cara ditimbun dalam tanah.
Walau pemeriksaan ke-168 peternakan babi di Distrik Wuqi, Taichung yang menjadi lokasi merebaknya wabah Asfivirus menunjukkan hasil negatif, Yuan Eksekutif tetap mengumumkan, larangan pengiriman dan penyembelihan babi diperpanjang 10 hari sehubungan dengan masa inkubasi virus. Peninjauan dilakukan secara bertahap per lima hari untuk mencegah penyebaran virus. Selain itu, sumber penularan penyakit ini diduga berasal dari limbah sisa makanan yang disediakan oleh tim kebersihan Distrik Wuqi. Pemerintah pusat akan meluncurkan investigasi tahap kedua dan inspeksi menyeluruh terhadap peralatan masak di 435 unit pengolahan limbah makanan pakan babi di seluruh Taiwan untuk memberantas wabah ASF (Demam Babi Afrika).
