Perjalanan ke Korea Selatan tidak terpengaruh pasca pemberlakuan darurat militer
Korea Selatan merupakan destinasi wisata favorit bagi mayoritas warga Taiwan. Pelaku usaha industri pariwisata menyampaikan, protokol darurat militer yang berlangsung selama enam jam di Kota Seoul kali ini diperkirakan tidak akan berdampak terhadap pelaku perjalanan wisata akhir tahun atau grup wisata liburan musim dingin.
Beberapa wisatawan mengira ini hoaks, sebagian tetap melanjutkan perjalanan
Penumpang membawa bagasi mereka dan mengantre di meja tiket maskapai untuk check-in, bersiap-siap terbang ke Korea Selatan. Namun, pada tanggal 3 malam, Presiden Korea Selatan, Yoon Suk-yeol, tiba-tiba mengumumkan pemberlakuan darurat militer. Kendati demikian, Majelis Nasional segera mengesahkan resolusi untuk mencabut darurat militer pada tanggal 4 dini hari. Beberapa penumpang awalnya mengira berita tersebut adalah hoaks, sementara yang lain mengatakan mereka tidak berniat membatalkan perjalanan dan berencana untuk kembali ke hotel lebih awal pada malam hari.
==Wisatawan==
Sebelum tidur berbicara tentang darurat militer, bangun tidur sudah dicabut
Tetap akan pergi
==Wisatawan==
(Saya) mengira itu hoaks, sangat terkejut
Bagaimana bisa tiba-tiba ada darurat militer?
Agen perjalanan: Darurat militer karena masalah internal, tidak terlalu berpengaruh
Agen perjalanan mengatakan bahwa jika darurat militer diberlakukan karena perang dengan Korea Utara, seluruh situasi di Asia Timur Laut akan terpengaruh. Namun, kali ini adalah masalah internal, sehingga dampaknya tidak besar.
MOFA Taiwan imbau warga tidak ikut serta dalam aktivitas politik di Korea Selatan
Mengingat perubahan situasi di Korea Selatan, Kementerian Luar Negeri (MOFA) Taiwan mengingatkan masyarakat untuk menghindari ikut serta dalam pertemuan politik dan demonstrasi di sana, serta memperhatikan keselamatan diri.
