Wu Chung-ta, prajurit Taiwan kedua tewas dalam perang Rusia-Ukraina
Perang Rusia-Ukraina telah berlangsung selama hampir tiga tahun, namun baru-baru ini dilaporkan bahwa seorang relawan Taiwan bernama "Ada" yang bergabung dengan tentara reguler Ukraina dikabarkan tewas di medan perang, menjadi orang Taiwan kedua yang tewas dalam perang Rusia-Ukraina setelah Zeng Sheng-guang.
Prajurit Taiwan Wu Chung-ta tewas saat maju kedua kalinya ke medan perang
Pria dalam foto yang duduk di atas mobil berlapis baja di perang Rusia-Ukraina ini adalah prajurit relawan asal Taiwan yang bergabung dengan tentara reguler Ukraina. Mantan prajurit angkatan darat Taiwan yang berusia 44 tahun ini maju ke medan perang Ukraina untuk kedua kalinya. Namun, ia diberitakan meninggal akibat ledakan granat pada 1 November, menjadi orang Taiwan kedua yang gugur di medan perang menyusul Zeng Sheng-guang (usia 25 tahun) yang gugur sebelumnya.
==Ada (3 Juli 2024) // Prajurit relawan Taiwan untuk Ukraina==
(Apakah orang rumahmu tidak khawatir?)
Mereka juga mendukunglah, kalau tidak bisa apa lagi
Kembali maju ke medan perang, Wu Chung-ta tewas oleh granat pada 1 November
Saat diwawancara sesaat sebelum berangkat dari Taoyuan pada awal Juli ini, Ada menjelaskan jika pahanya sempat terkena ledakan saat pertama kali ke Ukraina. Kemudian ia pulang ke Taiwan untuk berobat dan kembali ke medan perang setelah pulih. Namun kali ini ia gugur di medan tempur. Diketahui bahwa setidaknya masih ada 5 sukarelawan Taiwan di Ukraina. Pastor Huang Chun-sheng yang sempat berhubungan dengan mereka, dalam postingannya mengatakan bahwa jenazah Ada masih di medan perang dan lokasinya telah dikonfirmasi melalui drone dan akan dievakuasi tentara Ukraina usai pertempuran mereda. Dia juga mengungkapkan bahwa Ada memiliki tiga anak di bawah umur yang tinggal di Kaoshiung dan diasuh oleh orang tuanya. Jika pihak keluarga bersedia, pastor akan mengatur sukarelawan lain untuk mendampingi mereka ke Ukraina guna menjemput kembali jenazahnya.
==Lu Zhi-hao // Mantan tentara relawan Ukraina==
Seorang teman Taiwan mengatakan Ada dibom mati di depannya
Saya pernah menyarankannya untuk tidak ke sana
Tapi dia bersikeras, mereka ke sana bukan demi uang
Tetapi benar-benar membantu orang-orang di sana
Pesangon tentara bayaran yang tewas di medan perang sekitar NT$10 juta
Beberapa teman Ada masih sulit mempercayai berita kematian Ada dan turut berduka cita. Pesangon yang diberikan Ukraina kepada tentara bayaran asing yang tewas di medan perang adalah sekitar NT$9,24 juta, dengan syarat keluarganya harus mendatangi dan mengajukan permohonan langsung di Ukraina, hal-hal terkait masih dalam koordinasi Kementerian Luar Negeri Taiwan.
