Israel menyerang hotspot Hizbullah, 492 meninggal, ribuan terluka
Israel melakukan serangan udara terhadap 1.300 sasaran Hizbullah di Lebanon selatan dan timur pada tanggal 23, menewaskan setidaknya 492 orang dan melukai lebih dari 1.645 orang. Medan perang hampir berubah menjadi kuburan massal, dan ini merupakan hari dengan korban jiwa terbanyak sejak perang antara Israel dan Hizbullah pecah pada tahun 2006.
Israel menyerang wilayah selatan Lebanon, warga setempat diminta melarikan diri
Asap mengepul di atas Kota Sidon di pesisir selatan Lebanon, orang-orang melarikan diri dengan barang bawaan mereka. Saat Israel menyatakan akan memperluas serangan terhadap Hizbullah, warga di wilayah selatan menerima pesan teks yang berbunyi, "jika Anda berada di dalam bangunan yang berisi senjata Hizbullah, harap meninggalkan desa sesegera mungkin".
==Warga Lebanon==
Kami menerima pesan teks ponsel yang berisi serangan terhadap Beirut
Israel menyerang hotspot Hizbullah, 492 meninggal, ribuan terluka
Dalam 24 jam terakhir, Israel telah melancarkan serangan terhadap sekitar 1.300 hotspot Hizbullah di Lebanon selatan dan timur, menyebabkan korban jiwa dalam skala besar, termasuk "serangan yang ditargetkan" di Beirut. Menurut sumber yang dekat dengan Hizbullah, sasaran ini adalah sosok ketiga Hizbullah, Ari Karaki.
==Ziad Makary // Menteri Informatika Lebanon==
Serangan Isarel terhadap Lebanon secara berkelanjutan
Dilihat dari segala sisi
Merupakan sebuah perang pemusnahan
Negara-negara Arab kecam Israel, PBB diminta lakukan intervensi
Gudang Hizbullah yang menyimpan puluhan ribu roket dan amunisi, rumah sakit dan ambulans semuanya dihancurkan. Negara-negara Arab mengecam keras tindakan tersebut. Komunitas internasional berharap kedua belah pihak mengambil langkah mundur dan mendesak Dewan Keamanan PBB untuk melakukan intervensi terhadap peningkatan status bahaya Israel.
Perang Israel-Hamas hampir genap 1 tahun, target dialihkan ke perbatasan Lebanon
Di saat konflik Israel-Hamas hampir genap setahun, Israel yang dulunya menyerang Hamas dan terus memgebom Gaza, kini dengan cepat mengalihkan fokusnya ke Hizbullah di perbatasan utara yang didukung oleh Iran dan kerap melakukan serangan udara terhadap Israel.
