Kejaksaan+AAC menginvestigasi kasus Living Mall, kediaman Ko Wen-je diperiksa
Terkuak adanya kasus KKN, terkait perluasan kapasitas bangunan Living Mall, oleh Ketua umum Partai Rakyat Taiwan atau TPP, Ko Wen-je, tatkala menjabat sebagai Wali Kota Taipei. Pagi ini, pengadilan Distrik Taipei memutuskan penahanan terhadap Chairperson Core Pasific Group, Sheen Ching-jing, dan 2 lainnya total 3 orang. Selain itu jaksa juga melakukan penggeledahan di rumah kediaman Ko Wen-je, dan siangnya membawa Ko Wen-je, ke Departemen Urusan Etika Pemerintah Kota Taipei, untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Kasus penyuapan Living Mall, 3 oknum termasuk Angela Ying ditahan
Skandal pusat perbelanjaan "Living Mall" kian memanas. Pihak kejaksaan dan Ditjen Anti Korupsi (AAC) menemukan bahwa Ketua Grup Core Pacific, Sheen Ching-jing, dicurigai menyuap Anggota Dewan Kota Taipei, Angela Ying sebesar NT$45 juta untuk melobi Pemkot Taipei guna meningkatkan skala kapasitas Living Mall. Tanggal 30, Pengadilan Distrik Taipei memutuskan penahanan terhadap Angela Ying, asistennya Wu Shun-min dan Sheen Ching-jing, serta larangan dijenguk oleh pihak luar. Ketiganya digiring ke dalam mobil penjara pk. 05:00 pagi.
Kejaksaan+AAC menginvestigasi kasus Living Mall, kediaman Ko Wen-je diperiksa
Kantor Kejaksaan Taipei dan Ditjen Anti Korupsi mengutus petugas untuk menggeledah rumah mantan Wali Kota Taipei, Ko Wen-je. AAC juga akan memanggil Ko untuk menjalani interogasi yang berfokus pada kriminalitas meraup keuntungan oleh Ko lewat izin skala kapasitas Living Mall. Ko juga memberikan tanggapan terbaru atas penggeledahan tersebut.
==Ko Wen-je // Ketua Umum Partai Rakyat Taiwan (TPP)==
Tentunya, saya sangat terbuka, saya tahu saya tidak bermasalah
Kejaksaan dan AAC periksa kantor dan panggil Ko untuk menjalani interogasi
Kejaksaan dan AAC juga serentak menggeledah markas pusat TPP dan kantor Ko Wen-je. Terkait kasus Living Mall, Ko Wen-je sebelumnya menegaskan bahwa prosesnya berjalan jujur, terbuka dan transparan. Sementara, Sheen Ching-jing juga menyatakan ia tidak pernah menyuap atau berkolusi dengan pejabat, bahkan mengungkapkan bahwa selama dua kali masa jabatan walikota, ada pejabat yang meminta suap, namun selalu ditolak olehnya, sehingga berujung pada dipersulitnya proses pengajuan izin ekspansi kapasitas Living Mall.
Kasus penyuapan pusat perbelanjaan Living Mall jadi pusat perhatian massa
Jika terbukti terlibat suap, akankah pemkot Taipei memerintahkan penghentian operasi Living Mall? Jiang Wan-an menyampaikan, ia telah meminta Departemen Urusan Etika Pemerintah untuk berinisiatif menyelidiki dan mengklarifikasi kasus. Pemkot Taipei juga akan turut sepenuhnya pada prosedur investigasi kejaksaan.
