Industri perhotelan krisis pekerja, akan buka lowongan untuk pelajar asing
Kementerian Ketenagakerjaan sedang mempertimbangkan penghapusan sistem evaluasi bagi kalangan diaspora keturunan Tionghoa untuk melamar kerja di Taiwan. MOL juga mempertimbangkan akan melonggarkan batas gaji bulanan pada sektor pariwisata dan perhotelan, yang ditetapkan berada di kisaran NT$30.000-33.000. MOL juga berencana mengizinkan siswa keturunan Tionghua untuk bekerja sebagai staf kebersihan kamar hotel.
Room service memegang peranan penting dalam operasional perhotelan, namun industri perhotelan Taiwan mengalami krisis tenaga kerja yang parah pasca pandemi. Saat ini, Kementerian Ketenagakerjaan (MOL) berniat melonggarkan batasan izin tinggal bagi mahasiswa asing lulus kuliah untuk lowongan room service di perhotelan.
==Siswa Lin // Mahasiswa Perantauan Tionghoa asal Malaysia==
Jika hanya membuka lowongan untuk asisten kebersihan kamar
Untuk kondisi saat ini
Bagi pelajar asing yang kuliah S1 ke atas
Menurut saya daya tariknya tidak begitu besar
Upah mahasiswa asing sebagai staf room service berkisar NT$30.000-NT$33.000
Dalam upaya menangani masalah krisis pekerja industri perhotelan, pemerintah pusat akan menentukan upah sebanyak NT$30.000-NT$33.000 dengan teknis tertentu lainnya agar mahasiswa asing bisa terjun ke lapangan kerja perhotelan. Ada pula siswa perantauan Tionghoa yang menyatakan mereka belum tentu tertarik, tetapi industri perhotelan merasa optimis.
==Zeng Mei-juan // Pelaku Usaha Perhotelan==
Hampir tidak ada anak muda Taiwan yang bersedia melakukan pekerjaan ini
Tapi kalau mahasiswa asing
Kami optimis dengan hasilnya
Pasti akan banyak membantu
Upah minimal menetap di Taiwan NT$48.000, sistem evaluasi terbatas oleh kuota
Menurut peraturan yang ada, mahasiswa asing yang ingin menetap di Taiwan harus memenuhi ketentuan seperti sifat pekerjaan yang spesial, profesional dan teknis, dengan gaji mencapai NT$48.000. Solusi yang lain adalah harus memenuhi minimal 70 poin untuk sistem evaluasi berdasar pada tingkat pendidikan, upah dan pengalaman kerja, namun sistem ini memiliki batasan kuota.
MOL bakal batalkan batasan kuota sistem evaluasi agar siswa berkualitas menetap
MOL sedang mempertimbangkan untuk membatalkan batasan kuota agar mahasiswa asing berkualitas bisa menetap di Taiwan dan mengatasi kesenjangan tenaga kerja yang tengah dialami berbagai sektor industri di Taiwan.
